'Rhoma Irama bukan Jokowi

Selasa, 18 Desember 2012 - 15:42 WIB
Rhoma Irama bukan Jokowi
'Rhoma Irama bukan Jokowi
A A A
Sindonews.com - Raja dangdut Rhoma Irama telah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam bursa calon presiden (Capres) 2014 mendatang. Keberaniannya itu pun mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan.

Mengomentari hal itu, Wartawan Senior Kompas Budiarto Shambazy menjelaskan, saat ini fenomena politik masyarakat masih berpengaruh pada Jokowi effect, karena menjadi fenomena menarik di masyarakat.

Namun, kehadiran Rhoma Irama dalam pencapresan dinilainya tidak akan sama dengan Jokowi effect, karena menurut dia ada perbedaan antara Jokowi dan Rhoma.

"Ini puncak fenomena politik, tahun ini ada fenomena yang menarik, Jokowi efek. Rhoma Irama pencitraan, Jokowi pencitraan plus rekam jejak. Walapun sebagian kita tidak paham beliau sukses memimpin Solo," katanya dalam diskusi “Masa Depan Indonesia: Tantangan 20 tahun ke Depan” dan Analisis Politik 2012: “Suara Tuhan: Suara Rakyat Versus Suara Elite”, di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2012).

Meski begitu, Budiarto tetap mengapresiasi keberanian Rhoma untuk maju menjadi orang nomor satu di negeri ini. Dia menilai ada implikasi positif dalam perpolitikan di Indonesia. Karena menurut dia, presiden pertama Indonesia Soekarno juga sempat tidak yakin bisa jadi presiden namun pada akhirnya bisa berhasil memimpin tanah air.

"Geger Wongso, seorang Rhoma Irama nekat mencalonkan diri. Ini fenomena sangat baik. Sebuah antitesa yang sangat sangat positif, antitesa fenomena dulu seperti Bung Karno menolak menjadi presiden. Dia sempat melamun di pinggir jalan sambil makan sate, mampu enggak saya memimpin Indonesia. Tapi akhirnya bisa," jelas dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk menjadi seorang presiden tidaklah mudah, namun dalam kaitannya hal ini dirinya enggan jika dinilai meremehkan kemampuan Rhoma untuk memimpin negara.

"Jadi mereka tetap dalam kontek memimpin Indonesia bukan persoalan gampang. Lalu seorang satria bergitar, saya tidak meremehkan Bung Rhoma. Di bawahpun ada yang berniat mencalonkan diri karena mengaku mendapat dukungan," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved