Golkar siap tandingi Demokrat di Pemilu 2014
Selasa, 18 Desember 2012 - 15:26 WIB
Golkar siap tandingi Demokrat di Pemilu 2014
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) optimis, jika partainya mampu mendulang 15 persen suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) Hajriyanto Thohari menanggapi hal tersebut sebagai pernyataan yang wajar. Menurutnya, Golkar tetap bisa bersaing menandingi Demokrat.
"Optimis dan positif artinya kita tidak pernah menganggap parpol lain enteng dan menyepelekan, tapi Golkar selalu optimis mampu bersaing dengan partai yang lain," kata Hajriyanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2012).
Menurutnya, dengan target 15 persen Demokrat, bukan berarti Golkar memiliki peluang untuk mendongkel posisi Demokrat sebagai pemenang Pemilu lalu.
"Kita tidak melihat partai yang lain hanya karena partai lain mengatakan siap-siap untuk kalah, lalu Golkar menganggap itu adalah peluang besar," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Golkar berusaha meningkatkan target perolehan suara, namun tidak mau menargetkan dengan angka yang besar.
"Pada awal itu Golkar targetnya 20 persen sekarang sudah dinaikkan jadi 25 persen, sekarang ini Golkar sedang berancang-ancang tapi belum berani untuk dinaikkan lagi dari 25 persen. Karena kita saat ini sedang terus melakukan konsolidasi ke berbagai daerah," pungkasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) Hajriyanto Thohari menanggapi hal tersebut sebagai pernyataan yang wajar. Menurutnya, Golkar tetap bisa bersaing menandingi Demokrat.
"Optimis dan positif artinya kita tidak pernah menganggap parpol lain enteng dan menyepelekan, tapi Golkar selalu optimis mampu bersaing dengan partai yang lain," kata Hajriyanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2012).
Menurutnya, dengan target 15 persen Demokrat, bukan berarti Golkar memiliki peluang untuk mendongkel posisi Demokrat sebagai pemenang Pemilu lalu.
"Kita tidak melihat partai yang lain hanya karena partai lain mengatakan siap-siap untuk kalah, lalu Golkar menganggap itu adalah peluang besar," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Golkar berusaha meningkatkan target perolehan suara, namun tidak mau menargetkan dengan angka yang besar.
"Pada awal itu Golkar targetnya 20 persen sekarang sudah dinaikkan jadi 25 persen, sekarang ini Golkar sedang berancang-ancang tapi belum berani untuk dinaikkan lagi dari 25 persen. Karena kita saat ini sedang terus melakukan konsolidasi ke berbagai daerah," pungkasnya.
(maf)