Prabowo: Bangsa ini mengalami 3 masalah besar

Selasa, 18 Desember 2012 - 14:56 WIB
Prabowo: Bangsa ini...
Prabowo: Bangsa ini mengalami 3 masalah besar
A A A
Sindonews.com - Ada tiga masalah besar yang tengah dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Yang pertama adalah semakin menipisnya sumber daya energi (SDE) yang dimiliki Indonesia. Akibatnya harga bahan bakar minyak (BBM) terus merangkak naik dan nilai subsidi terus bertambah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, dalam diskusi Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang bertajuk 'Masa Depan Indonesia: Tantangan 20 tahun ke Depan' dan Analisis Politik 2012: 'Suara Tuhan: Suara Rakyat Versus Suara Elite' di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2012).

"Pertama tantangan bangsa kita sumber daya energi kita semakin menipis, 12 tahun lagi (akan) habis. Makanya sekarang BBM naik. Subsidi terhadap ekonomi kita sudah sangat besar. Cadangan kita tinggal 3,4 miliar. Gas bumi kita tinggal 34 tahun. Batubara kita semakin menipis," terangnya.

Masalah kedua menurut purnawirawan TNI itu, jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya, sehingga ledakan pertumbuhan tidak dapat dihindari. Dengan pertumbuhan penduduk ini diiringi dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat, khususnya di DKI Jakarta.

"Tantangan kedua adalah ledakan penduduk. Tiap tahun kita tambah 3,4 juta. Elit bangsa tidak bicara ini, sepuluh tahun lagi ada 38 juta warga tambahan. Macetnya DKI Jakarta kita maki-maki, kendaraan tambah 3,4 juta tiap tahun. Mobil bertambah satu juta. 300 ribu tambahan mobil setiap tahun di Jakarta," tandasnya.

Problematika terakhir menurut pria yang pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus itu, adalah sistem pemerintahan yang lemah, sehingga tindak pidana korupsi terus terjadi dan membentuk negara yang boros dalam pengeluaran anggaran dan sumber daya yang dimiliki.

"Tantangan ketiga, sistem pemerintah yang lemah dan korup. Sistem yang inefisiensi. Bahaya jadi failed state. China itu lebih efisien dari kita. 66 kali lebih efisien. India 70 kali lebih efisien dari kita. Siapapun yang memerintah akan menghadapi ini, luar biasanya Indonesia tambah lagi. Sudah ada provinsi baru di Kalimantan Utara, penduduknya 50 ribu orang.
Kita capek. Bangsa ini bangsa yang pandai menghambur-hamburkan kekayaannya," cetusnya.
(mhd)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Herti Sastra Munthe...
Herti Sastra Munthe Siap Terapkan Hasil Bimtek Perindo di Deli Serdang
Kawal Ketat APBD, Legislator...
Kawal Ketat APBD, Legislator Partai Perindo Lombok Barat Dapat Apresiasi dari Angela Tanoesoedibjo
PBNU Minta Jaksa Agung...
PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendur Berantas Korupsi meski Diterpa Kasus Jampidsus
Infografis
Solidaritas Antar Anggota...
Solidaritas Antar Anggota Retak, Ini 3 Tanda Kehancuran NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved