Besok, majalah Tempo digugat ke Dewan Pers
Senin, 17 Desember 2012 - 20:37 WIB
Besok, majalah Tempo digugat ke Dewan Pers
A
A
A
Sindonews.com - Besok, adik kandung Andi Alfian Mallarangeng, Rizal mallarangeng menggugat majalam Tempo ke Dewan Pers terkait cover majalah itu edisi pertengahan Desember 2012. Karena, telah merugikan dirinya.
"Besok (Selasa 18 Desember 2012) jam 11 kita akan melapor ke Dewan Pers terkait cover majalah Tempo yang memuat gambar saya sedang memegang karpet dengan gambar dolar bersama Choel dan Andi," jelas Rizal dalam konferensi pers di Freedom Institute, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2012).
Dia mengatakan, tidak semestinya majalah Tempo memuat cover tersebut dengan karikatur dirinya bersama dua saudara kandungnya itu.
"Saya juga orang wartawan, saya paham saya penulis juga. Seharusnya tidak seperti itu, kode etiknya nanti saya laporkan kepada Dewan Pers, ada beberapa tuntutan yang saya sampaikan. Jika tidak maka sah buat saya melaporkan secara perdata," katanya.
Sebelumnya, Rizal telah mengatakan, dirinya mengajukan tiga tuntutan kepada majalah Tempo terkait karikatur dirinya yang tengah memegang karpet terbuat dari dollar.
Tuntutan kedua yang dia layangkan ialah agar majalah Tempo memuat wawancara dengan dirinya sebanyak dua halaman. "Kemudian saya meminta mereka memuat wawancara sebanyak dua halaman penuh untuk wawancara," katanya lagi.
Terakhir Rizal meminta, agar majalah Tempo menyediakan anggaran untuk pendidikan jurnalis di tiga universitas yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Hasanudin (Unhas).
"Dan anggaran untuk tiga universitas pusat di UGM, UI, dan Unhas untuk pusat studi kewartawanan," tandasnya.
"Besok (Selasa 18 Desember 2012) jam 11 kita akan melapor ke Dewan Pers terkait cover majalah Tempo yang memuat gambar saya sedang memegang karpet dengan gambar dolar bersama Choel dan Andi," jelas Rizal dalam konferensi pers di Freedom Institute, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2012).
Dia mengatakan, tidak semestinya majalah Tempo memuat cover tersebut dengan karikatur dirinya bersama dua saudara kandungnya itu.
"Saya juga orang wartawan, saya paham saya penulis juga. Seharusnya tidak seperti itu, kode etiknya nanti saya laporkan kepada Dewan Pers, ada beberapa tuntutan yang saya sampaikan. Jika tidak maka sah buat saya melaporkan secara perdata," katanya.
Sebelumnya, Rizal telah mengatakan, dirinya mengajukan tiga tuntutan kepada majalah Tempo terkait karikatur dirinya yang tengah memegang karpet terbuat dari dollar.
Tuntutan kedua yang dia layangkan ialah agar majalah Tempo memuat wawancara dengan dirinya sebanyak dua halaman. "Kemudian saya meminta mereka memuat wawancara sebanyak dua halaman penuh untuk wawancara," katanya lagi.
Terakhir Rizal meminta, agar majalah Tempo menyediakan anggaran untuk pendidikan jurnalis di tiga universitas yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Hasanudin (Unhas).
"Dan anggaran untuk tiga universitas pusat di UGM, UI, dan Unhas untuk pusat studi kewartawanan," tandasnya.
(mhd)