Ini tuntutan Rizal Mallarangeng kepada Tempo
Senin, 17 Desember 2012 - 20:26 WIB
Ini tuntutan Rizal Mallarangeng kepada Tempo
A
A
A
Sindonews.com - Rizal Mallarangeng menggugat cover majalah Tempo edisi pertengahan Desember 2012, dalam cover tersebut digambarkan dirinya terkait cover Majalah Tempo yang menggambarkan Rizal bersama dua saudara kandungnya, Andi dan Choel, tengah memegang gulungan dollar AS.
Atas hal itu dia pun menyampaikan tiga tuntutan, pertama ialah agar majalah Tempo membuat pernyataan maaf dalam satu halaman.
"Saya akan meminta majalah tempo sesuai minta maaf satu halaman penuh kepada saya bukan Andi atau Choel. Tentu sah, namun saya tidak terima (dengan cover tersebut)," katanya dalam konferensi pers di Freedom Institute, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2012).
Tuntutan kedua yang dia layangkan ialah agar majalah Tempo memuat wawancara dengan dirinya sebanyak dua halaman. "Kemudian saya meminta mereka memuat wawancara sebanyak dua halaman penuh untuk wawancara," katanya lagi.
Terakhir Rizal meminta agar majalah Tempo menyediakan anggaran untuk pendidikan jurnalis di tiga universitas yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Hasanudin (Unhas).
"Dan anggaran untuk tiga universitas pusat di UGM, UI, dan Unhas untuk pusat studi kewartawanan," tandasnya.
Dia juga mengatakan, jika majalah Tempo akan diadukan kepada dewan pers dan secara perdata jika nantinya mereka tidak dapat memenuhi kesepakatan tersebut.
"Tentunya nanti kita adukan ke dewan pers, jika tidak ada kesepakatan dari mereka maka sah buat saya untuk mengajukan secara perdata," pungkasnya.
Sebelumnya dia mengatakan, apa yang disampaikan dalam cover majalah Tempo tersebut berimplikasi opini masyarakat bahwa dirinya terlibat.
"Setiap orang akan setuju bahwa Rizal Mallarangeng juga terlibat jika lihat cover ini, urusnnya apa dengan saya dengan kasus Hambalang. Dari partai saja sudah beda, itu Demokrat saya Golkar," tandasnya.
Atas hal itu dia pun menyampaikan tiga tuntutan, pertama ialah agar majalah Tempo membuat pernyataan maaf dalam satu halaman.
"Saya akan meminta majalah tempo sesuai minta maaf satu halaman penuh kepada saya bukan Andi atau Choel. Tentu sah, namun saya tidak terima (dengan cover tersebut)," katanya dalam konferensi pers di Freedom Institute, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2012).
Tuntutan kedua yang dia layangkan ialah agar majalah Tempo memuat wawancara dengan dirinya sebanyak dua halaman. "Kemudian saya meminta mereka memuat wawancara sebanyak dua halaman penuh untuk wawancara," katanya lagi.
Terakhir Rizal meminta agar majalah Tempo menyediakan anggaran untuk pendidikan jurnalis di tiga universitas yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Hasanudin (Unhas).
"Dan anggaran untuk tiga universitas pusat di UGM, UI, dan Unhas untuk pusat studi kewartawanan," tandasnya.
Dia juga mengatakan, jika majalah Tempo akan diadukan kepada dewan pers dan secara perdata jika nantinya mereka tidak dapat memenuhi kesepakatan tersebut.
"Tentunya nanti kita adukan ke dewan pers, jika tidak ada kesepakatan dari mereka maka sah buat saya untuk mengajukan secara perdata," pungkasnya.
Sebelumnya dia mengatakan, apa yang disampaikan dalam cover majalah Tempo tersebut berimplikasi opini masyarakat bahwa dirinya terlibat.
"Setiap orang akan setuju bahwa Rizal Mallarangeng juga terlibat jika lihat cover ini, urusnnya apa dengan saya dengan kasus Hambalang. Dari partai saja sudah beda, itu Demokrat saya Golkar," tandasnya.
(mhd)