Priyo dukung desakan perangkat desa
Sabtu, 15 Desember 2012 - 05:16 WIB
Priyo dukung desakan perangkat desa
A
A
A
Sindonews.com - Tuntutan para kepala desa dan para perangkat desa yang melakukan aksi unjuk rasa didepan Gedung DPR MPR, ternyata didukung penuh oleh Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso.
"Ini adalah desakan kesekian kalinya dari para perangkat desa. Saya ingin memastikan, saya akan melakukan usaha maksimal untuk meyakinkan mendagri dan presiden. Bahwa tuntutan mereka tidak salah," ujar politisi Golkar ini di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (14/12/2012).
Priyo juga berpendapat, jika pemerintah masih bersikukuh dengan sikapnya, maka menjadi satu sikap yang tidak bijaksana.
"Tuntutan mereka jadi PNS. Kalo pemerintah tetap bersikukuh tutup pintu, ini tidak wise. Bisa saja ini dilakukan secara bergelombang jadi PNS. Ini kan bentuk menyalurkan pilar-pilar atau jangkar NKRI juga. Jadi kami membenarkan tuntutan ini," jelas Priyo.
Priyo tidak menampik jika negara akan kewalahan. Namun sampai detik ini Priyo menyayangkan sikap pemerintah yang tidak membuka peluang untuk itu.
"Dari segi anggaran sangat mungkin. Kalau berkala. Kalau serentak, seperti apa yang disampaikan Menkeu katakan akan sempoyongan, ya kita setuju. Namun sampai saya sangat menyesalkan kalau pemerintah kita masih bersikukuh pada pendiriannya. Tidak mau membuka peluang untuk masukan semacam ini," pungkas Priyo.
"Ini adalah desakan kesekian kalinya dari para perangkat desa. Saya ingin memastikan, saya akan melakukan usaha maksimal untuk meyakinkan mendagri dan presiden. Bahwa tuntutan mereka tidak salah," ujar politisi Golkar ini di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (14/12/2012).
Priyo juga berpendapat, jika pemerintah masih bersikukuh dengan sikapnya, maka menjadi satu sikap yang tidak bijaksana.
"Tuntutan mereka jadi PNS. Kalo pemerintah tetap bersikukuh tutup pintu, ini tidak wise. Bisa saja ini dilakukan secara bergelombang jadi PNS. Ini kan bentuk menyalurkan pilar-pilar atau jangkar NKRI juga. Jadi kami membenarkan tuntutan ini," jelas Priyo.
Priyo tidak menampik jika negara akan kewalahan. Namun sampai detik ini Priyo menyayangkan sikap pemerintah yang tidak membuka peluang untuk itu.
"Dari segi anggaran sangat mungkin. Kalau berkala. Kalau serentak, seperti apa yang disampaikan Menkeu katakan akan sempoyongan, ya kita setuju. Namun sampai saya sangat menyesalkan kalau pemerintah kita masih bersikukuh pada pendiriannya. Tidak mau membuka peluang untuk masukan semacam ini," pungkas Priyo.
(ysw)