Kalangan bawah, atas & elit Malaysia nilai rendah RI

Kamis, 13 Desember 2012 - 08:38 WIB
Kalangan bawah, atas...
Kalangan bawah, atas & elit Malaysia nilai rendah RI
A A A
Sindonews.com - Negosiasi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam memecahkan permasalahan dengan Malaysia dianggap gagal. Negosiasi tersebut nyaris tidak pernah membuahkan hasil. Misalnya saja, Pulau Sipadan dan Ligitan yang hilang dari tangan Indonesia.

Hal di atas, terkait upaya yang akan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri dalam memecahkan ketidaksopanan pernyataan seorang mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin yang menganalogikan BJ. Habibie sebagai the dog of imperialism.

Wakil Komisi I DPR TB Hasanuddin menyatakan, hal itu yang membuat Bangsa Indonesia selalu dilecehkan oleh Malaysia.

"DPR sudah berdiskusi dengan Menlu, saat ini sedang dikaji supaya ada penyesalan dari Malaysia. Namun, langkah diplomasi terus yang diupayakan. Kan kita tahu, diplomasi tidak pernah membuahkan hasil," ujar TB Hasanuddin saat dihubungi Sindonews, di Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Hasan merasa heran, mengapa permasalahan kedua negara ini selalu mengundang kericuhan. Menurutnya, jika dilihat secara umum, sistem sosial yang ada di masyarakat Malaysia selalu menilai bangsa Indonesia rendah. Sehingga, Malaysia terus-menerus melakukan penghinaan terhadap bangsa ini.

"Saya melihat secara umum, di sana (Malaysia) dari kalangan bawah, atas, sampe elite menganggap orang Indonesia lebih rendah. Entah ada permasalahan apa yang melatarbelakangi, entah mungkin pribadi yang mewakili perorangan," tambahnya.

Lebiih jauh, dia sangat menyayangkan jika pemerintah Indonesia tidak bertindak tegas. Karena tanpa tindakan tegas, Indonesia akan terus dilecehkan oleh Malaysia. Dan dalam hal ini, DPR akan berupaya untuk terus mengkaji permasalahan kedua negara bilateral ini.

"Kita terus kaji, apa yang harus dilakukan, karena ini kan harus hati-hati, tidak menjadi urusan pribadi, maka urusan umum. Mengapa dia (Malaysia) yang ngomong tidak hati-hati? Kita menanggapinya dengan sangat hati-hati. Jangan heran, jika Indonesia dilecehkan," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Pendirian Institut Teknologi...
Pendirian Institut Teknologi BJ Habibie Masuk Tahap Serah Terima Aset dan SDM
Museum BJ Habibie Kota...
Museum BJ Habibie Kota Parepare Akan Difungsikan Tahun Ini
BJ Habibie Bapak Teknologi,...
BJ Habibie Bapak Teknologi, Perintis Industri Pesawat Terbang Pertama di Indonesia
Diperkenalkan di Paris...
Diperkenalkan di Paris Airshow, Tumbang saat Krisis Moneter dan Berakhir di Museum
Bikin Bangga, Ini Peninggalan...
Bikin Bangga, Ini Peninggalan B.J Habibie di Dunia Perkeretaapian Tanah Air
Ilona, Gadis Polandia...
Ilona, Gadis Polandia yang Pernah Dekat dengan Habibie
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved