Bibit kritik rengekan Abraham Samad

Minggu, 09 Desember 2012 - 14:00 WIB
Bibit kritik rengekan...
Bibit kritik rengekan Abraham Samad
A A A
Sindonews.com - Tindakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang menyatakan pihaknya mengalami hambatan dalam penanganan berbagai kasus korupsi karenakan kekurangan tenaga penyidik, mendapatkan kritik dari mantan petinggi KPK Bibit Samad Rianto.

Menurut mantan Wakil Ketua KPK tersebut, dengan minimnya tenaga penyidik, seharusnya tidak menjadi alasan KPK untuk lambat dalam penanganan kasus korupsi.

“Itu tidak juga. Satu orang penyidik juga bisa,“ kata Bibit saat ditemui dalam acara pembukaan lembaga anti korupsi, di Gedung Purna Wira, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2012).

Bahkan, menurut Bibit, tugas penyidik sebenarnya tidak terlalu berat. Pasalnya, tugas penyidik lebih berat dibandingkan dengan tugas penyelidik.

“Penyidik itu kan tinggal pemberkasan. Yang berat itu kan penyelidikan harus menemukan dua alat bukti,“ tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Infografis
Megawati Kritik Jakarta...
Megawati Kritik Jakarta Kota Amburadul, ini Respon M Taufik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved