Korupsi marak, Bibit turun tangan

Minggu, 09 Desember 2012 - 11:33 WIB
Korupsi marak, Bibit...
Korupsi marak, Bibit turun tangan
A A A
Sindonews.com - Lengsernya orde baru pada tahun 1998 dinilai momentum gagal untuk melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia. Pasalnya, banyak para pejabat maupun masyarakat yang terjebak dalam kubangan korupsi.

Korupsi pun dianggap tidak cukup hanya dilakukan dengan upaya represif saja. Namun, hal itu juga harus dibebankan juga kepada KPK saja selaku lembaga pemberantas korupsi melainkan harus melibatkan seluruh komponen bangsa.

Oleh karena itulah, mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto menganggap dirinya masih tetap bertanggung jawab untuk melakukan pemberantasan korupsi pasca berhenti dari jabatannya.

“Pertama, kita harus ajak masyarakat untuk tidak korupsi lagi, kedua tidak mau jadi korban korupsi, jadi harus menolak korupsi. Ketiga, tidak memberi peluang terjadinya korupsi. Dan keempat, menutup peluang terjadinya korupsi,“ kata Bibit dalam acara deklarasi Forum Peduli Memerangi Korupsi ( FPMK), di Gedung Purna Wira, Jakarta, Minggu (9/12/2012).

Bibit yang dipercayakan menjadi ketua umum dalam acara itu pun menganggap, hari anti korupsi internasional yang jatuh pada hari ini menjadi momentum yang tepat untuk menggalakan pemberantasan korupsi.

“Kita mulai dari hari anti korupsi ini,“ imbuhnya.

Ditambahkan Bibit, pihaknya pun akan berusaha melalui forum ini untuk bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

“Ya makanya kita ajak masyarakat, birokrasi, pejabat untuk tidak melakukan korupsi,“ pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved