Choel Mallarangeng siap patuhi hukum
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:22 WIB
Choel Mallarangeng siap patuhi hukum
A
A
A
Sindonews.com - Choel Mallarangeng, angkat bicara terkait penetapan tersangka kakak kandungnya, Andi Mallarangeng oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia juga siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum, terkait pencekalan dirinya oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Imigrasi.
"Terhadap itu semua (tersangka dan dicekal), sebagai warga negara yang patuh hukum saya nyatakan bahwa saya siap bekerja sama untuk menuntaskan kasus ini. Kakak saya pun demikian," jelas Choel dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2012).
Dia juga memberikan apresiasi kepada KPK sebagai lembaga hukum yang bertekad melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Saya memberikan apresiasi kepada KPK yang telah berupaya menjalankan perannya sebagai lembaga pemberantasan korupsi di negeri kita ini," tegasnya.
Choel berharap kasus Hambalang dapat segera terbukti, sehingga bisa mendapatkan hasil positif untuk dirinya dan Andi Mallarangeng.
"Semakin cepat kasus Hambalang diungkapkan, seterang-terangnya, semakin baik pula buat kita semua, termasuk dampaknya pada saya, kakak saya serta keluarga kami," tukasnya.
"Terhadap itu semua (tersangka dan dicekal), sebagai warga negara yang patuh hukum saya nyatakan bahwa saya siap bekerja sama untuk menuntaskan kasus ini. Kakak saya pun demikian," jelas Choel dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2012).
Dia juga memberikan apresiasi kepada KPK sebagai lembaga hukum yang bertekad melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Saya memberikan apresiasi kepada KPK yang telah berupaya menjalankan perannya sebagai lembaga pemberantasan korupsi di negeri kita ini," tegasnya.
Choel berharap kasus Hambalang dapat segera terbukti, sehingga bisa mendapatkan hasil positif untuk dirinya dan Andi Mallarangeng.
"Semakin cepat kasus Hambalang diungkapkan, seterang-terangnya, semakin baik pula buat kita semua, termasuk dampaknya pada saya, kakak saya serta keluarga kami," tukasnya.
(lns)