Pimpinan KPK bertemu SBY soal Andi
Jum'at, 07 Desember 2012 - 14:36 WIB
Pimpinan KPK bertemu SBY soal Andi
A
A
A
Sindonews.com - Siang ini, jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke Kantor Presiden Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta. Kehadiran mereka dipastikan terkait penetapan tersangka terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng.
Dari pantauan di lokasi, Ketua KPK Abraham Samad tiba di Kantor Presiden pukul 13.35 WIB didampingi Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Busyro Muqqodas, Zulkarnaen, dan Adnan Pandu Praja.
Sejumlah menteri juga turut hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menkum HAM Amir Syamsudin, Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi dan Sekertaris Kabinet Dipo Alam.
Wartawan berusaha mengonfirmasi Abraham Samad soal kapan mulai memeriksa Andi Mallarangeng terkait kasus Sport Center Hambalang. Menurut Abraham, pemeriksaan kepada Andi baru akan dilakukan setelah pemeriksaan saksi-saksi. Minggu depan akan dimulai pemeriksaan saksi.
"Kita tinggal menunggu perkembangan selanjutnya. Akan didahului pemeriksaan saksi sebelum tersangka. Minggu depan saksi," katanya, di Kantor Presiden, Jumat (7/12/2012).
Apakah akan ada penetapan tersangka setelah Andi? Abraham belum dapat memastikan. "Lihat perkembangannya," tutupnya.
Sementara, Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha tak membantah jika dalam pertemuan tersebut akan membahas status Andi Mallarangeng yang menjadi tersangka dan dicegah ke luar negeri selama enam bulan.
"Ya bisa saja, coba nanti kita lihat," tutur Julian.
Namun, Julian menegaskan bahwa pertemuan dengan KPK tersebut membahas terkait peringatan hari antikorupsi yang akan digelar di Istana Negara pekan depan.
Dari pantauan di lokasi, Ketua KPK Abraham Samad tiba di Kantor Presiden pukul 13.35 WIB didampingi Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Busyro Muqqodas, Zulkarnaen, dan Adnan Pandu Praja.
Sejumlah menteri juga turut hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menkum HAM Amir Syamsudin, Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi dan Sekertaris Kabinet Dipo Alam.
Wartawan berusaha mengonfirmasi Abraham Samad soal kapan mulai memeriksa Andi Mallarangeng terkait kasus Sport Center Hambalang. Menurut Abraham, pemeriksaan kepada Andi baru akan dilakukan setelah pemeriksaan saksi-saksi. Minggu depan akan dimulai pemeriksaan saksi.
"Kita tinggal menunggu perkembangan selanjutnya. Akan didahului pemeriksaan saksi sebelum tersangka. Minggu depan saksi," katanya, di Kantor Presiden, Jumat (7/12/2012).
Apakah akan ada penetapan tersangka setelah Andi? Abraham belum dapat memastikan. "Lihat perkembangannya," tutupnya.
Sementara, Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha tak membantah jika dalam pertemuan tersebut akan membahas status Andi Mallarangeng yang menjadi tersangka dan dicegah ke luar negeri selama enam bulan.
"Ya bisa saja, coba nanti kita lihat," tutur Julian.
Namun, Julian menegaskan bahwa pertemuan dengan KPK tersebut membahas terkait peringatan hari antikorupsi yang akan digelar di Istana Negara pekan depan.
(lns)