Hari ini, SBY umumkan pengganti Andi Mallarangeng
Jum'at, 07 Desember 2012 - 11:49 WIB
Hari ini, SBY umumkan pengganti Andi Mallarangeng
A
A
A
Sindonews.com - Andi Mallarangeng secara resmi telah mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pemuda dan Olarhaga (Menpora) setelah dirinya menjadi tersangka dugaan korupsi sport center Hambalang. Lalu siapa pengganti Andi sebagai Menpora?
Kabarnya, tugas-tugas Menpora sementara akan dilaksanakan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, Agung Laksono mengaku masih menunggu kepastian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Saya nunggu dari Presiden saja, mungkin hari ini akan diputuskan," kata Agung di Istana Negara Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Dalam pertemuan Presiden dengan Andi pagi tadi, kata Agung, tak dibahas mengenai siapa pengganti Andi. Presiden bisa saja menunjuk pejabat baru untuk mengisi jabatan Menpora itu.
"Berbeda-beda, kalau ada wakilnya, bisa wakilnya, seperti Menteri Kesehatan atau menunjuk pejabat baru. Itu nanti akan dibahas oleh beliau. Kalau tidak ada, nanti kita lihat saja," paparnya.
Saat mintai tanggapan terkait mundurnya Andi dari anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Agung menghargai keputusan itu.
"Saya hargai keputusan beliau, tidak ada paksakan, biar lebih fokus terhadap kasusnya. Biar lebih cepat lebih baik," tutupnya.
Kabarnya, tugas-tugas Menpora sementara akan dilaksanakan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, Agung Laksono mengaku masih menunggu kepastian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Saya nunggu dari Presiden saja, mungkin hari ini akan diputuskan," kata Agung di Istana Negara Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Dalam pertemuan Presiden dengan Andi pagi tadi, kata Agung, tak dibahas mengenai siapa pengganti Andi. Presiden bisa saja menunjuk pejabat baru untuk mengisi jabatan Menpora itu.
"Berbeda-beda, kalau ada wakilnya, bisa wakilnya, seperti Menteri Kesehatan atau menunjuk pejabat baru. Itu nanti akan dibahas oleh beliau. Kalau tidak ada, nanti kita lihat saja," paparnya.
Saat mintai tanggapan terkait mundurnya Andi dari anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Agung menghargai keputusan itu.
"Saya hargai keputusan beliau, tidak ada paksakan, biar lebih fokus terhadap kasusnya. Biar lebih cepat lebih baik," tutupnya.
(lns)