KPK sudah buktikan, sekarang giliran SBY
Jum'at, 07 Desember 2012 - 08:48 WIB
KPK sudah buktikan, sekarang giliran SBY
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuktikan janjinya dalam mengungkap sejumlah kasus korupsi kelas kakap yang melibat pejabat tinggi negara. Mulai dari kasus Century, Korlantas Polri, hingga Hambalang, berhasil diungkap satu persatu.
Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengakui, banyak perubahan drastis yang dilakukan oleh KPK di bawah kepemimpinan Abraham Samad.
"Jujur, saya angkat topi dan salut pada kepemimpinan Abraham ini. Century naik ke penyidikan, Hambalang sudah ada yang tersangka petinggi partai, dan menteri aktif. Ini baru dalam sejarah KPK," ujar Bambang dalam pesan singkat, kemarin.
Hal senada diungkapkan pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto. Menurutnya, langkah KPK yang menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus korupsi proyek Hambalang, sudah tepat.
"Saya kira memang publik menunggu posisi tegas status AM, yang sudah lama dipergunjingkan media, dan terpapar di pengadilan. KPK sudah tepat jika menjadikan tersangka AM, dengan catatan KPK harus kuat di alat bukti," terang Gun Gun, melalui BlackBerry Mesengger (BBM), Jumat (7/12/2012).
Dia menambahkan, saat ini masyarakat tengah menunggu bukti ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di garda depan pemberantasan korupsi. Karena, Andi merupakan putra mahkota Presiden yang gagal jadi ketua umum Partai Demokrat.
"Untuk SBY, ini akan menjadi tantangan nyata untuk membuktikan ucapannya yang akan memimpin upaya pemberantasan korupsi," terangnya.
Lebih lanjut, dia mengingatkan, jika SBY ingkar dalam kasus ini, maka masyarakat akan melihat Partai Demokrat sebagai bunker koruptor dengan SBY sebagai pelindungnya.
Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengakui, banyak perubahan drastis yang dilakukan oleh KPK di bawah kepemimpinan Abraham Samad.
"Jujur, saya angkat topi dan salut pada kepemimpinan Abraham ini. Century naik ke penyidikan, Hambalang sudah ada yang tersangka petinggi partai, dan menteri aktif. Ini baru dalam sejarah KPK," ujar Bambang dalam pesan singkat, kemarin.
Hal senada diungkapkan pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto. Menurutnya, langkah KPK yang menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus korupsi proyek Hambalang, sudah tepat.
"Saya kira memang publik menunggu posisi tegas status AM, yang sudah lama dipergunjingkan media, dan terpapar di pengadilan. KPK sudah tepat jika menjadikan tersangka AM, dengan catatan KPK harus kuat di alat bukti," terang Gun Gun, melalui BlackBerry Mesengger (BBM), Jumat (7/12/2012).
Dia menambahkan, saat ini masyarakat tengah menunggu bukti ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di garda depan pemberantasan korupsi. Karena, Andi merupakan putra mahkota Presiden yang gagal jadi ketua umum Partai Demokrat.
"Untuk SBY, ini akan menjadi tantangan nyata untuk membuktikan ucapannya yang akan memimpin upaya pemberantasan korupsi," terangnya.
Lebih lanjut, dia mengingatkan, jika SBY ingkar dalam kasus ini, maka masyarakat akan melihat Partai Demokrat sebagai bunker koruptor dengan SBY sebagai pelindungnya.
(san)