Kemenkeu keliru soal dana tambahan KPU

Rabu, 05 Desember 2012 - 23:00 WIB
Kemenkeu keliru soal...
Kemenkeu keliru soal dana tambahan KPU
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) keliru dalam menilai penambahan dana Rp60 miliar yang diajukan KPU untuk verifikasi faktual 18 partai politik (Parpol).

Komisioner KPU Sigit Pamungkas mengatakan, apa yang disampaikan KPU kepada Kemenkeu ialah untuk merealokasikan dana yang telah ada di KPU. Agar dana tersebut digunakan dalam penyelenggaraan verifikasi faktual.

"Belum memahami (Menkeu) apa yang disampaikan KPU. Jadi KPU itu bukan meminta tambahan dana, yang diminta adalah merealokasi dana dari pos yang lain untuk kebutuhan verifikasi faktual parpol," kata Sigit, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Republik (Nasrep), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2012).

Sigit mengungkapkan, dalam merealokasikan dana yang ada untuk kebutuhan verifikasi faktual, sebenarnya KPU sudah melakukan langkah yang efisien untuk menghemat biaya pengeluaran.

"Dan setelah kami melakukan skenario kebutuhan, kemudian kita memilih dana yang paling efisien," ucapnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, apa yang disampaikan kepada Kemenkeu ialah mengenai perizinan realokasi dana yang sebelumnya tidak digunakan.

"Dari skenario dana yang ada, kalau semula ada Rp20 sampai Rp60 miliar. Maka kita akan merealokasi, jadi lebih efisien, kita bukan minta dana tapi realokasi yang ada dibolehkan. Jadi Kemenkeu keliru," pungkasnya.

Untuk diinformasikan, Kemenkeu melalui Menteri Agus Martowardojo belum mengeluarkan dana verifikasi faktual KPU. Dia meminta agar Kemenkeu melakukan pertemuan dengan KPU atas hal tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved