2 parpol dinasti Soeharto belum lolos verifikasi

Rabu, 05 Desember 2012 - 17:15 WIB
2 parpol dinasti Soeharto...
2 parpol dinasti Soeharto belum lolos verifikasi
A A A
Sindonews.com - Dua partai politik (Parpol) keturunan presiden kedua Indonesia, Soeharto belum lolos verifikasi faktual tingkat pusat.

Dua partai tersebut ialah Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) dan Partai Karya Republik (Pakar). Keduanya belum memenuhi keterwakilan perempuan di tingkat pusat.

Tak hanya itu, PKPB yang digawangi oleh Siti Hardiyanti Rukmana, lebih dahulu wajib mengikuti proses perbaikan mulai tanggal 11 hingga 18 Desember 2012. Ini dikarenakan PKPB belum mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

"SK dari Kemenkum HAM masih menunggu tanda tangan Pak Menteri yang nanti akan kami susulkan diperbaikan. Sedangkan untuk kepengurusan kekurangan keterwakilan perempuan segera dilengkapi," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKPB Hartanto, di Jalan Cimandiri, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2012).

Hal sama juga terjadi dengan Pakar yang didirikan oleh Ari Haryo Wibowo cucu mendiang Soeharto. Namun Pakar lebih baik, karena dua persyaratan lainnya dapat terpenuhi yakni kepengurusan inti dan kepemilikan bangunan.

"Mereka hanya kurang di keterwakilan perempuan, masih jauh dari 30 persen. Tapi kami kasih waktu untuk perbaikan, namun mereka berhasil memenuhi kepengurusan inti seperti ketua, sekretaris, dan bendahara. Tak hanya itu, bukti kepemilikan kantor mereka juga terpenuhi," kata komisioner KPU Sigit Pamungkas, usai verifikasi faktual di Kantor DPP Pakar, Senen, Jakarta Pusat.

Meski belum memenuhi persyaratan tersebut, Ari optimis, partainya dapat lolos dan bisa menjadi peserta Pemilu 2014.

"Insyaallah kita lolos, karena kita juga sudah kuat di berbagai daerah, ini hanya kurang di perempuan yang memang jadwalnya juga dadakan," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved