2 direksi BUMN siap dikonfrontir
Selasa, 04 Desember 2012 - 16:45 WIB
2 direksi BUMN siap dikonfrontir
A
A
A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) DPR mengkonfrontasi anggota DPR Komisi VI Idris Laena, dengan Direktur Utama (Dirut) PT Garam Yulian Lintang, dan mantan Dirut perusahaan itu, Slamet Untung Irredenta terkait dugaan kasus oknum pemeras BUMN.
Kedua direksi tersebut enggan membeberkan banyak keterangan menyangkut pertemuan nanti. Walau demikian, Dirut dan mantan Dirut PT Garam ini mangaku siap menjalani proses konfrontasi hari ini.
Namun, ketika ditanyakan bukti apa yang dibawa, mereka mengaku tidak membawa bukti apapun untuk memperkuat laporannya kepada BK.
"Enggak ada bukti-bukti. Siap untuk dikonfrontir. Sudah ya sudah nanti saja ya," tutur Yulian sambil mengacungkan jempol, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua BK DPR Muhammad Prakosa mengatakan, BK akan memanggil salah satu anggota Komisi VI Idris Laena dan dua perusahaan BUMN yaitu PT Garam dan PT PAL.
"Pukul 13.00 nanti pemanggilan Idris Laena dikonfrontir dengan 2 PT. Garam dan PT. PAL," ujarnya.
Kedua direksi tersebut enggan membeberkan banyak keterangan menyangkut pertemuan nanti. Walau demikian, Dirut dan mantan Dirut PT Garam ini mangaku siap menjalani proses konfrontasi hari ini.
Namun, ketika ditanyakan bukti apa yang dibawa, mereka mengaku tidak membawa bukti apapun untuk memperkuat laporannya kepada BK.
"Enggak ada bukti-bukti. Siap untuk dikonfrontir. Sudah ya sudah nanti saja ya," tutur Yulian sambil mengacungkan jempol, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua BK DPR Muhammad Prakosa mengatakan, BK akan memanggil salah satu anggota Komisi VI Idris Laena dan dua perusahaan BUMN yaitu PT Garam dan PT PAL.
"Pukul 13.00 nanti pemanggilan Idris Laena dikonfrontir dengan 2 PT. Garam dan PT. PAL," ujarnya.
(mhd)