JK masih didukung tokoh Golkar
Kamis, 29 November 2012 - 08:23 WIB
JK masih didukung tokoh Golkar
A
A
A
Sindonews.com - Sikap Mantan Presiden Jusuf Kalla (JK) yang semakin gencar untuk ikut bergabung dalam bursa calon presiden (capres) seringkali diragukan akan memecah partai Golkar.
Pengamat Politik Yunarto Wijaya menilai Golkar gamang mengenai siapa yang akan dimajukan dalam pilpres nanti. Walaupun secara resmi, Golkar sudah menetapkan capresnya, yakni Aburizal Bakrie (Ical).
"Golkar sendiri sepertinya masih gamang, tetap akan memilih Ical sebagai calon tunggal atau JK dengan nilai survei tinggi?" ungkap Yunarto menjelaskan saat dihubungi Sindonews, Kamis (29/11/2012)
Pasalnya menurut Yunarto pasti ada kemungkinan tokoh-tokoh dalam Golkar masih ada yang juga memilih JK. Ada pendukung Golkar yang masih menginginkan JK maju kembali dalam bursa capres 2014.
"Karena secara de facto bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang masih menginginkan JK untuk maju dalam pencalonan presiden nanti. Secara realistis itu bisa saja terjadi," imbuhnya.
Seperti diketahu, ketika dikonfirmasi mengenai pencapresannya, JK mengaku percaya diri. Dia juga mengaku sudah mendapat restu dari Ical asalkan tidak maju dari Golkar.
Pengamat Politik Yunarto Wijaya menilai Golkar gamang mengenai siapa yang akan dimajukan dalam pilpres nanti. Walaupun secara resmi, Golkar sudah menetapkan capresnya, yakni Aburizal Bakrie (Ical).
"Golkar sendiri sepertinya masih gamang, tetap akan memilih Ical sebagai calon tunggal atau JK dengan nilai survei tinggi?" ungkap Yunarto menjelaskan saat dihubungi Sindonews, Kamis (29/11/2012)
Pasalnya menurut Yunarto pasti ada kemungkinan tokoh-tokoh dalam Golkar masih ada yang juga memilih JK. Ada pendukung Golkar yang masih menginginkan JK maju kembali dalam bursa capres 2014.
"Karena secara de facto bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang masih menginginkan JK untuk maju dalam pencalonan presiden nanti. Secara realistis itu bisa saja terjadi," imbuhnya.
Seperti diketahu, ketika dikonfirmasi mengenai pencapresannya, JK mengaku percaya diri. Dia juga mengaku sudah mendapat restu dari Ical asalkan tidak maju dari Golkar.
(azh)