Maju Pilpres, Mahfud harus eksis di media
Selasa, 27 November 2012 - 21:09 WIB
Maju Pilpres, Mahfud harus eksis di media
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mochammad Mahfudz MD enggan melanjutkan kariernya di MK. Pasalnya, tertanggal 1 April 2013 mendatang dirinya sudah tak menjabat lagi menjadi ketua MK.
Oleh sebab itu, isu yang kini berkembang untuk pria kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, itu adalah dirinya akan balik ke kancah politik nasional, bahkan ingin masuk ke bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Zulfikar Ghazali menyarankan, jika mantan anggota Komisi III DPR itu memiliki rencana ingin maju ke Pilpres, maka ia harus tetap eksis di media elektronik maupun cetak.
"Apalagi dia mundur (eksistensi), enam bulan tidak keluar di media maka apa yang dimiliki dari dia (Mahfud) hilang, ini rakyat yang akan terus menilai dari action dia," jelas Zulfikar saat dihubungi Sindonews, Selasa (27/11/2012).
Menurutnya, peran media massa saat ini sangat tinggi dalam meningkatkan elektabilitas seseorang dan mempengaruhi masyarakat, karenanya Mahfudz diminta untuk tidak berhenti seusai dirinya pensiun. Jika memang ingin mencalonkan sebagai capres 2014 mendatang.
"Kalau Mahfudz tidak ada ngomong enam bulan di media, tidak ada suara lagi. Tidak dikenal orang juga nantinya, ini pengaruh (eksistensi) jadi harus tetap aktif," tukasnya.
Dia mengatakan, eksistensi Mahfud bisa saja dimulai dalam menentukan sikap apakah ingin nyapres. Selanjutnya, Mahfud disarankan untuk mencari partai politik (parpol) sebagai kendaraan politiknya.
"Jadi tentukan sikap biar tetap eksis, tapi parpol
Oleh sebab itu, isu yang kini berkembang untuk pria kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, itu adalah dirinya akan balik ke kancah politik nasional, bahkan ingin masuk ke bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Zulfikar Ghazali menyarankan, jika mantan anggota Komisi III DPR itu memiliki rencana ingin maju ke Pilpres, maka ia harus tetap eksis di media elektronik maupun cetak.
"Apalagi dia mundur (eksistensi), enam bulan tidak keluar di media maka apa yang dimiliki dari dia (Mahfud) hilang, ini rakyat yang akan terus menilai dari action dia," jelas Zulfikar saat dihubungi Sindonews, Selasa (27/11/2012).
Menurutnya, peran media massa saat ini sangat tinggi dalam meningkatkan elektabilitas seseorang dan mempengaruhi masyarakat, karenanya Mahfudz diminta untuk tidak berhenti seusai dirinya pensiun. Jika memang ingin mencalonkan sebagai capres 2014 mendatang.
"Kalau Mahfudz tidak ada ngomong enam bulan di media, tidak ada suara lagi. Tidak dikenal orang juga nantinya, ini pengaruh (eksistensi) jadi harus tetap aktif," tukasnya.
Dia mengatakan, eksistensi Mahfud bisa saja dimulai dalam menentukan sikap apakah ingin nyapres. Selanjutnya, Mahfud disarankan untuk mencari partai politik (parpol) sebagai kendaraan politiknya.
"Jadi tentukan sikap biar tetap eksis, tapi parpol
(mhd)