Kemendagri bantah ada Pemda nyaris bangkrut
Selasa, 27 November 2012 - 17:16 WIB
Kemendagri bantah ada Pemda nyaris bangkrut
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membantah ada Pemerintah Daerah (Pemda) yang nyaris bangkrut. Kemendagri justru mempertanyakan tolak ukur kebangkrutan yang dialami Pemda.
"Enggak-enggak ada itu, tidak ada barometernya. Apa barometernya?" tanya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnyzar Moenek saat dikonfirmasi Sindonews, Selasa (27/11/2012).
Dari 294 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, tidak ada Pemda menghabur-haburkan dana yang sudah dianggarkan. Kalaupun dana digunakan hingga 30 persen hal itu tidak bisa dikatakan bangkrut.
"Habis untuk pembelanjaan pegawai tidak bisa dikatakan bangkrut," ujar mantan Direktur Administrasi Pendapatan dan Investasi Daerah Ditjen Bina Administrasi Keuangan Daerah (BAKD) Kemendagri itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja mengatakan, sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa diketahui telah nyaris bangkrut, karena tidak mempunyai anggaran untuk membiayai operasional pemerintahan.
"Ada sebagian Pemda nyaris bangkrut. Karena tidak bisa bayar gaji, miris sekali," katanya di Gedung KPK.
Dalam laporan yang akan dirampungkan pada Januari 2013 itu, Pemda yang nyaris bangkrut ini sebagian besar berada di Pulau Jawa. "Sebagian Pemda lebih besar biaya staf dibanding belanja modal," imbuhnya.
"Enggak-enggak ada itu, tidak ada barometernya. Apa barometernya?" tanya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnyzar Moenek saat dikonfirmasi Sindonews, Selasa (27/11/2012).
Dari 294 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, tidak ada Pemda menghabur-haburkan dana yang sudah dianggarkan. Kalaupun dana digunakan hingga 30 persen hal itu tidak bisa dikatakan bangkrut.
"Habis untuk pembelanjaan pegawai tidak bisa dikatakan bangkrut," ujar mantan Direktur Administrasi Pendapatan dan Investasi Daerah Ditjen Bina Administrasi Keuangan Daerah (BAKD) Kemendagri itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja mengatakan, sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa diketahui telah nyaris bangkrut, karena tidak mempunyai anggaran untuk membiayai operasional pemerintahan.
"Ada sebagian Pemda nyaris bangkrut. Karena tidak bisa bayar gaji, miris sekali," katanya di Gedung KPK.
Dalam laporan yang akan dirampungkan pada Januari 2013 itu, Pemda yang nyaris bangkrut ini sebagian besar berada di Pulau Jawa. "Sebagian Pemda lebih besar biaya staf dibanding belanja modal," imbuhnya.
(mhd)