Pernyataan Marzuki Alie bukan contoh yang baik
Selasa, 27 November 2012 - 07:00 WIB
Pernyataan Marzuki Alie bukan contoh yang baik
A
A
A
Sindonews.com - Pernyataan Ketua DPR Marzukie Alie yang menganggap tindakan anggota Badan Legislatif (Baleg) yang berfoya-foya saat melakukan kunjungan ke Jerman masih dalam kewajaran.
Menanggapi hal ini, anggota Anggota Komisi V DPR Teguh Juwarno menegaskan tidak setuju dengan pernyataan Ketua DPR tersebut.
"Tentu kami tidak setuju bila anggota dewan berfoya-foya, baik di luar maupun dalam negeri. Karena pejabat publik harus memberikan teladan termasuk dalam hal kesederhanaan," kata saat dihubungi Sindonews, Senin (26/11/2012) malam.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, tidak seharusnya Marzuki Alie sebagai Ketua DPR mengeluarkan pernyataan tersebut.
"Pimpinan DPR adalah speaker atau juru bicara parlemen sehingga ucapannya menjadi sikap lembaga jadi harus sangat terukur dan bertanggung jawab," tutup Teguh.
Seperti diberitakan sebelumnya, Politikus Partai Demokrat itu menganggap tindakan anggota Baleg berfoya-foya saat kunjungan kerja (Kunker) ke Jerman masih dalam kewajaran.
Pasalnya, dalam rencana kunjungan yang membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Keinsinyuran, mereka terekam sedang menikmati suasana Jerman yang dikategorikan sebagai pemborosan uang negara.
"Jadi begini, saya mau tanya ya, kalau kita sedang dinas... dia mulai misalnya Jam 9 dan Jam 3 selesai, setelah Jam 3 apa enggak boleh orang jalan? Apakah harus masuk dan merem di kamar?" kata Marzuki Alie, saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jalan Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2012).
Marzukie pun balik menyalahkan pihak Kedutaan Besar RI (Kedubes) yang berada di Jerman dengan menyebarnya video tersebut dengan cara diunggah di jejaring sosial.
“Ada apa dengan Duta Besar Indonesia yang ada di Jerman? Kok membiarkan perilaku dan foto- foto itu mereka dapatkan dari staf Kedubes lho. Yang di Youtube itu bukan liputan mereka, itu liputan daripada staf kedubes. Ada apa dengan staf Kedubes kita?“ kilahnya.
Menanggapi hal ini, anggota Anggota Komisi V DPR Teguh Juwarno menegaskan tidak setuju dengan pernyataan Ketua DPR tersebut.
"Tentu kami tidak setuju bila anggota dewan berfoya-foya, baik di luar maupun dalam negeri. Karena pejabat publik harus memberikan teladan termasuk dalam hal kesederhanaan," kata saat dihubungi Sindonews, Senin (26/11/2012) malam.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, tidak seharusnya Marzuki Alie sebagai Ketua DPR mengeluarkan pernyataan tersebut.
"Pimpinan DPR adalah speaker atau juru bicara parlemen sehingga ucapannya menjadi sikap lembaga jadi harus sangat terukur dan bertanggung jawab," tutup Teguh.
Seperti diberitakan sebelumnya, Politikus Partai Demokrat itu menganggap tindakan anggota Baleg berfoya-foya saat kunjungan kerja (Kunker) ke Jerman masih dalam kewajaran.
Pasalnya, dalam rencana kunjungan yang membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Keinsinyuran, mereka terekam sedang menikmati suasana Jerman yang dikategorikan sebagai pemborosan uang negara.
"Jadi begini, saya mau tanya ya, kalau kita sedang dinas... dia mulai misalnya Jam 9 dan Jam 3 selesai, setelah Jam 3 apa enggak boleh orang jalan? Apakah harus masuk dan merem di kamar?" kata Marzuki Alie, saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jalan Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2012).
Marzukie pun balik menyalahkan pihak Kedutaan Besar RI (Kedubes) yang berada di Jerman dengan menyebarnya video tersebut dengan cara diunggah di jejaring sosial.
“Ada apa dengan Duta Besar Indonesia yang ada di Jerman? Kok membiarkan perilaku dan foto- foto itu mereka dapatkan dari staf Kedubes lho. Yang di Youtube itu bukan liputan mereka, itu liputan daripada staf kedubes. Ada apa dengan staf Kedubes kita?“ kilahnya.
(maf)