Hartati curhat dengan Titiek Puspa

Senin, 26 November 2012 - 22:24 WIB
Hartati curhat dengan...
Hartati curhat dengan Titiek Puspa
A A A
Sindonews.com - Artis senior Titiek Puspa mengaku dalam kunjungannya ke Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, dia melepas rindunya dengan sahabatnya Siti Hartati Murdaya. Dia bahkan mengaku, mantan anggota dewan pembina partai Demokrat tersebut banyak bercerita mengenai kehidupannya selama ini.

Titiek yang berada di dalam rutan hingga waktu besuk berakhir itu mengakui, selain saling mencurahkan rasa rindu dengan Hartati Murdaya, keduanya sempat makan bersama.

“Tadi sebenarnya aku sudah mau keluar tapi sama beliau ngga boleh dulu. Yah, memang saya sendiri juga masih kangen dan ternyata dia juga masih rindu, ya sudah sampai habis (waktu kunjungan) barulah saya keluar,” kata Titiek kepada wartawan di rutan KPK, Jakarta, Senin (26/11/2012).

Namun, Titiek mengakui, dalam curhatannya tersebut sama sekali tidak membahas mengenai kasus penyuapan yang saat ini sedang dialami Hartati. Dia menegaskan, pembicaraan itu adalah pembicaraan antara sahabat yang tidak ingin ikut campur dalam kasus.

“Saya percaya Bu Murdaya, aparat hukum, dan semua pihak terkait akan dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik. Saya yakin Tuhan akan memberikan jalan yang benar, supaya semuanya jelas ya,” jelasnya.

Titiek pun yakin, kasus yang dialami pemilik PT Hardaya Inti Plantation ini dapat segera diselesaikan. Dia pun yakin KPK memiliki cara sendiri untuk mengungkapnya.

“Semuanya tentu punya harapan baik, masing-masing supaya baik dan melaksanakan apa yang harusnya dilaksanakan. Kami percaya bahwa nanti tangan Tuhan yang akan ikut menyelesaikan perkara ini," tukasnya.

Hartati Murdaya kini ditahan oleh KPK karena diduga tersangkut kasus Buol. Dalam persidangan sebelumnya terungkap kasus tersebut bermula dari ulah mantan Bupati Buol Amran Batalipu yang meminta dana kepada PT Hardaya Inti Plantation (HIP). Hartati akhirnya menyetujui pemberian dana sebesar Rp1 miliar untuk biaya keamanan karena perusahaannya sedang diblokade massa, namun KPK menuduhnya sebagai suap.
(azh)
Berita Terkait
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, JPU Akan Analisis
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK dari Terdakwa RPTKA
Mantan Kepala BPN Riau...
Mantan Kepala BPN Riau Jadi Tersangka Suap Pengurusan HGU
Kades Dikeroyok Warga...
Kades Dikeroyok Warga Gara-gara Mengingkatkan Salat Ied di Rumah
Kasus Korupsi Bupati...
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, KPK Periksa Kepala Kanwil BPN Riau
Komitmen Berantas Korupsi,...
Komitmen Berantas Korupsi, PTPN Respons Mantan Pejabat Jadi Tersangka KPK
Berita Terkini
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved