DPR lega KPK akui Boediono terlibat Century

Rabu, 21 November 2012 - 17:31 WIB
DPR lega KPK akui Boediono...
DPR lega KPK akui Boediono terlibat Century
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan, Wakil Presiden (Wapres) Boediono berperan dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) senilai Rp683 miliar dan Bailout Rp6,7 triliun kepada Bank Century.

Peran Boediono itu diketahui penyidik KPK setelah pemeriksaan terhadap dua mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Budi Mulya dan Siti Fajriyah. Keduanya kini menjadi tersangka baru dalam kasus mega skandal tersebut.

"Dari tindakan tersebut membuat lega dan Abraham Samad telah memenuhi janjinya. Kemudian, penanganan proses hukum kasus Century oleh KPK khususnya terhadap mantan Gubernur BI yang saat ini sebagai Wapres sudah selesai. Proses selanjutnya ada di DPR, yakni melalui mekanisme Hak Menyatakan Pendapat (HMP) sebelum sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata anggota Tim Pengawas (Timwas) DPR Bambang Soesatyo, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (21/11/2012).

Menurut Bambang, HMP merupakan langkah penting untuk memutuskan kepastian hukum bagi Wapres Boediono.

"DPR dulu sudah memulai dengan Hak Angket yang menyudutkan Boediono dan sudah sepatutnya kini DPR harus mengakhirnya dengan HMP agar ada kepastian. Apakah Boediono terlibat atau tidak? HMP penting dengan pertimbangan kemanusiaan," ucapnya.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan, untuk proses hukum terhadap Direksi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pejabat BI, pejabat Kemenkeu seperti Srimulyani dan lainnya prosesnya masih panjang.

"KPK juga belum masuk pada penyimpangan dan perbuatan melawan hukum dalam proses PMS atau bailout yang berpotensi merugikan negara Rp6,7 triliun. Aliran dana kasus tersebut diduga mengalir ke partai tertentu dan tim sukses pasangan capres atau cawapres tertentu," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved