Demokrat anggap interpelasi Hambalang tidak penting
Senin, 19 November 2012 - 16:25 WIB
Demokrat anggap interpelasi Hambalang tidak penting
A
A
A
Sindonews.com - Rencana interpelasi terkait kasus dugaan penyelewengan dana proyek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olaharaga Nasional (P3SON) Hambalang ditanggapi pro dan kontra kalangan internal anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat (PD) Saan Mustopa melihat, rencana interpelasi itu tidak ada urgensinya, dan lebih tepat diselesaikan secara hukum.
"Kalau menurut Demokrat ini tak ada urgensinya, karena ini sudah masuk wilayah hukum," ujar Saan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Jika masih ada kejanggalan, maka sebaiknya dilakukan telaah melalui jalur hukum, dan tak perlu dibawa ke ranah politik. "Kalau ditarik ranah politik ini tak akan kelar," ujar anggota Komisi III DPR RI ini.
Wacana interpelasi, imbuh Saan, belum pernah dibahas dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) parpol koalisi pendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menurutnya hal ini baru sebatas wacana. "Nanti akan kita lihat perkembangan, ini kan baru sebatas wacana," pungkasnya.
Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat (PD) Saan Mustopa melihat, rencana interpelasi itu tidak ada urgensinya, dan lebih tepat diselesaikan secara hukum.
"Kalau menurut Demokrat ini tak ada urgensinya, karena ini sudah masuk wilayah hukum," ujar Saan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Jika masih ada kejanggalan, maka sebaiknya dilakukan telaah melalui jalur hukum, dan tak perlu dibawa ke ranah politik. "Kalau ditarik ranah politik ini tak akan kelar," ujar anggota Komisi III DPR RI ini.
Wacana interpelasi, imbuh Saan, belum pernah dibahas dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) parpol koalisi pendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menurutnya hal ini baru sebatas wacana. "Nanti akan kita lihat perkembangan, ini kan baru sebatas wacana," pungkasnya.
(lns)