Partai Buruh tunggu tindakan Bawaslu
Sabtu, 17 November 2012 - 08:07 WIB
Partai Buruh tunggu tindakan Bawaslu
A
A
A
Sindonews.com - Terkait laporan partai politik ke Mabes Polri, Partai Buruh mengaku masih menunggu tindakan yang akan diambil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ketua umum Partai Buruh, Soni Puji Sasono menyatakan pihaknya saat ini masih akan mengawal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait laporan pihaknya mengenai data-data yang ada di KPU.
Diakui Soni, karena KPU akan dikenakan sanksi apabila tidak menindaklanjuti surat rekomendasi untuk mengikutsertakan parpol yang tidak lolos ke dalam verifikasi faktual yang dikirimkan oleh Bawaslu.
"Itulah yang ingin kita kawal dan akan kita dorong. Kita kejar ke Bawaslu," kata Soni saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (17/11/2012).
Bawaslu sendiri akan diminta untuk menyelesaikan permasalahan ini. Bahkan jika perlu Bawaslu akan didorong untuk melaporkan KPU ke Bareskrim Polri. Karena Bawaslu dianggap paling berwenang untuk melakukannya.
Jika Bawaslu tidak berani melaporkan KPU, maka apa yang ada saat ini bisa disebut sebagai sebuah sandiwara yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
"Pertanyaannya sekarang, beranikah Bawaslu untuk melaporkan KPU ke Bareskrim," ujar Soni.
Ada empat pemain yang dikatakan Soni bermain di dalam pemilu. Keempatnya yakni Parpol, KPU, Bawaslu, dan DKPP. Parpol sendiri diakui hanya dijadikan sebagai objek didalamnya, yang menjadi pihak yang paling lemah.
Ketua umum Partai Buruh, Soni Puji Sasono menyatakan pihaknya saat ini masih akan mengawal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait laporan pihaknya mengenai data-data yang ada di KPU.
Diakui Soni, karena KPU akan dikenakan sanksi apabila tidak menindaklanjuti surat rekomendasi untuk mengikutsertakan parpol yang tidak lolos ke dalam verifikasi faktual yang dikirimkan oleh Bawaslu.
"Itulah yang ingin kita kawal dan akan kita dorong. Kita kejar ke Bawaslu," kata Soni saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (17/11/2012).
Bawaslu sendiri akan diminta untuk menyelesaikan permasalahan ini. Bahkan jika perlu Bawaslu akan didorong untuk melaporkan KPU ke Bareskrim Polri. Karena Bawaslu dianggap paling berwenang untuk melakukannya.
Jika Bawaslu tidak berani melaporkan KPU, maka apa yang ada saat ini bisa disebut sebagai sebuah sandiwara yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
"Pertanyaannya sekarang, beranikah Bawaslu untuk melaporkan KPU ke Bareskrim," ujar Soni.
Ada empat pemain yang dikatakan Soni bermain di dalam pemilu. Keempatnya yakni Parpol, KPU, Bawaslu, dan DKPP. Parpol sendiri diakui hanya dijadikan sebagai objek didalamnya, yang menjadi pihak yang paling lemah.
(ysw)