LSI: Ical masih ideal jadi capres 2014
Jum'at, 16 November 2012 - 07:34 WIB
LSI: Ical masih ideal jadi capres 2014
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) menilai Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) sudah cocok untuk menjadi calon presiden yang diusung oleh partainya. Pasalnya, Ical memiliki elektabilitas yang bagus dibanding kader Golkar lainnya.
"Di internal Golkarnya sendiri, Ical paling tinggi. Sebagai salah satu dari tiga partai besar, harus kader dari internal partai sendiri," kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby saat dihubungi Sindonews, Jumat (16/11/2012).
Ketika disinggung mengenai elektabilitas Ical jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh partai lain yang ada, Adjie menjelaskan Ical sampai saat ini masih mendapatkan suara yang cukup. Sehingga Ical dinilai masih ideal untuk dicalonkan pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.
"Di Golkar memang Pak Ical yang paling tinggi. Kalau di luar Golkar mungkin ada Bu Megawati dan Pak Prabowo. Namun Pak Ical masih ideal untuk dicalonkan," jelasnya.
Di sisi lain, dari hasil survei, ketiganya diketahui tidak memiliki selisih perolehan suara yang begitu jauh antara satu dengan yang lain. Ketiganya sama-sama menembus angka 15 persen untuk elektabilitas masing-masing.
"Tiga kandidat ini selisihnya masih kecil, tidak terlalu jauh perbedaannya. Ketiganya sama-sama mencapai sekitar 15 persen, berdasarkan hasil survei kita (LSI) yang kemarin ya," tukas Adjie.
Sebelumnya diketahui, Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung kembali mewacanakan untuk mengevaluasi pencapresan Ical sebagai capres 2014.
Dengan alasan berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei yang ada, elektabilitas Ical selalu berada di bawah, termasuk berada di bawah elektabilitas Partai Golkar yang dipimpinnya sendiri.
Hal ini dilontarkan saat Akbar Tanjung menghadiri acara sarahsehan Staria Jombang bersama Yayasan Kalimasada di Pondok Pesantren Attauhid, Sambong, Kota Jombang, Jawa Timur.
"Di internal Golkarnya sendiri, Ical paling tinggi. Sebagai salah satu dari tiga partai besar, harus kader dari internal partai sendiri," kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby saat dihubungi Sindonews, Jumat (16/11/2012).
Ketika disinggung mengenai elektabilitas Ical jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh partai lain yang ada, Adjie menjelaskan Ical sampai saat ini masih mendapatkan suara yang cukup. Sehingga Ical dinilai masih ideal untuk dicalonkan pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.
"Di Golkar memang Pak Ical yang paling tinggi. Kalau di luar Golkar mungkin ada Bu Megawati dan Pak Prabowo. Namun Pak Ical masih ideal untuk dicalonkan," jelasnya.
Di sisi lain, dari hasil survei, ketiganya diketahui tidak memiliki selisih perolehan suara yang begitu jauh antara satu dengan yang lain. Ketiganya sama-sama menembus angka 15 persen untuk elektabilitas masing-masing.
"Tiga kandidat ini selisihnya masih kecil, tidak terlalu jauh perbedaannya. Ketiganya sama-sama mencapai sekitar 15 persen, berdasarkan hasil survei kita (LSI) yang kemarin ya," tukas Adjie.
Sebelumnya diketahui, Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung kembali mewacanakan untuk mengevaluasi pencapresan Ical sebagai capres 2014.
Dengan alasan berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei yang ada, elektabilitas Ical selalu berada di bawah, termasuk berada di bawah elektabilitas Partai Golkar yang dipimpinnya sendiri.
Hal ini dilontarkan saat Akbar Tanjung menghadiri acara sarahsehan Staria Jombang bersama Yayasan Kalimasada di Pondok Pesantren Attauhid, Sambong, Kota Jombang, Jawa Timur.
(mhd)