Konflik KPU vs Setjen, Nasdem santai
Kamis, 15 November 2012 - 07:07 WIB
Konflik KPU vs Setjen, Nasdem santai
A
A
A
Sindonews.com - Perseteruan antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Sekretariat Jenderal (Setjen) KPU dikawatirkan akan mempengaruhi kualitas kinerja KPU, yang akan berimbas pada Partai Politik (Parpol) yang menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Kalau perseteruan ini tidak segera dihentikan, pasti kinerja KPU akan sangat tidak berkualitas, dan mempengaruhi partai-partai lain," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem Ahmad Rofiq saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (15/11/2012).
KPU dan Setjen KPU seharusnya dapat melakukan konsolidasi terkait kinerja keduanya. Sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara bersama-sama. "Seharusnya melakukan konsolidasi terkait kinerja-kinerja KPU. Apa yang menjadi masalah, ya sama-sama dicari solusinya," jelas pria yang akrab disapa Rofiq ini.
Di sisi lain, Rofiq mengakui, Partai NasDem tidak merasa dirugikan dari perseteruan yang saat ini terjadi di tubuh KPU. "Ya jadi kalau kita lihat, dari hasil yang ada sampai saat ini, tidak ada yang dirugikan. Ya meskipun ada molor-molor sedikit, tapi enggak jadi soal," ungkapnya.
Namun, diakui Rofiq, permasalahan yang ada saat ini pastinya akan mempengaruhi kinerja KPU, dan kinerja itu dapat mempengaruhi kualitas KPU dalam mengambil keputusan kedepannya. Dan KPU juga harus dapat membuat suasana kembali kondusif dengan melakukan sinergi.
"Kinerja KPU akan mempengaruhi kualitas KPU untuk mengambil keputusan-keputusan yang akan datang. Ya (KPU) harus segera melakukan sinergi. KPU segera membuat suasana kondusif," terangnya.
Rofiq berharap, permasalahan di tubuh KPU dapat segera selesai, sehingga keduanya dapat lebih fokus melaksanakan tugas masing-masing. "Berharap semoga masalahnya cepat selesai, dan baik," tukasnya.
"Kalau perseteruan ini tidak segera dihentikan, pasti kinerja KPU akan sangat tidak berkualitas, dan mempengaruhi partai-partai lain," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem Ahmad Rofiq saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (15/11/2012).
KPU dan Setjen KPU seharusnya dapat melakukan konsolidasi terkait kinerja keduanya. Sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara bersama-sama. "Seharusnya melakukan konsolidasi terkait kinerja-kinerja KPU. Apa yang menjadi masalah, ya sama-sama dicari solusinya," jelas pria yang akrab disapa Rofiq ini.
Di sisi lain, Rofiq mengakui, Partai NasDem tidak merasa dirugikan dari perseteruan yang saat ini terjadi di tubuh KPU. "Ya jadi kalau kita lihat, dari hasil yang ada sampai saat ini, tidak ada yang dirugikan. Ya meskipun ada molor-molor sedikit, tapi enggak jadi soal," ungkapnya.
Namun, diakui Rofiq, permasalahan yang ada saat ini pastinya akan mempengaruhi kinerja KPU, dan kinerja itu dapat mempengaruhi kualitas KPU dalam mengambil keputusan kedepannya. Dan KPU juga harus dapat membuat suasana kembali kondusif dengan melakukan sinergi.
"Kinerja KPU akan mempengaruhi kualitas KPU untuk mengambil keputusan-keputusan yang akan datang. Ya (KPU) harus segera melakukan sinergi. KPU segera membuat suasana kondusif," terangnya.
Rofiq berharap, permasalahan di tubuh KPU dapat segera selesai, sehingga keduanya dapat lebih fokus melaksanakan tugas masing-masing. "Berharap semoga masalahnya cepat selesai, dan baik," tukasnya.
(san)