Tidak ada ruangan, KPK batal periksa Wisler
Rabu, 14 November 2012 - 11:38 WIB
Tidak ada ruangan, KPK batal periksa Wisler
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Panitia Lelang proyek Hambalang Wisler Manalu yang hari ini berjanji akan membongkar kasus Hambalang, batal menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
PNS Kemenpora itu terlihat meninggalkan Gedung KPK sekira pukul 10.35 WIB. Anak buah Andi Malaranggeng itu pun berusaha berlari ketika awak media langsung mengepungnya untuk menanyakan hasil pemeriksaan.
“Tidak, tidak ada apa-apa kok,“ kata Wisler saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, (Rabu 14/11/2012).
Dia pun terus menerus menghindari wartawan ketika dirinya terus ditekan mengenai perihal pemeriksaan yang begitu cepat. Dengan gugup, Wisler hanya mengakui dirinya hari ini batal diperiksa dikarenakan tidak ada ruangan yang bisa dipakai untuk dilakukan pemeriksaan.
“Ruangan juga kurang. Sudahlah, mohon maaf tidak ada informasi yang bisa saya sampaikan,“ katanya sambil bergegas.
Wisle mengaku dirinya akan kembali menjalani pemeriksaan ulang. Namun, dia belum mengetahui waktu pasti pemanggilannya tersebut.
“Mungkin minggu depan atau kapan lah kan tergantung mereka. Mereka katanya ruangannya kurang,“ kata Wisler sambil segera berlalu menggunakan bus Kopaja.
PNS Kemenpora itu terlihat meninggalkan Gedung KPK sekira pukul 10.35 WIB. Anak buah Andi Malaranggeng itu pun berusaha berlari ketika awak media langsung mengepungnya untuk menanyakan hasil pemeriksaan.
“Tidak, tidak ada apa-apa kok,“ kata Wisler saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, (Rabu 14/11/2012).
Dia pun terus menerus menghindari wartawan ketika dirinya terus ditekan mengenai perihal pemeriksaan yang begitu cepat. Dengan gugup, Wisler hanya mengakui dirinya hari ini batal diperiksa dikarenakan tidak ada ruangan yang bisa dipakai untuk dilakukan pemeriksaan.
“Ruangan juga kurang. Sudahlah, mohon maaf tidak ada informasi yang bisa saya sampaikan,“ katanya sambil bergegas.
Wisle mengaku dirinya akan kembali menjalani pemeriksaan ulang. Namun, dia belum mengetahui waktu pasti pemanggilannya tersebut.
“Mungkin minggu depan atau kapan lah kan tergantung mereka. Mereka katanya ruangannya kurang,“ kata Wisler sambil segera berlalu menggunakan bus Kopaja.
(rsa)