Dipo ulangi kesalahan Dahlan?
Selasa, 13 November 2012 - 15:57 WIB
Dipo ulangi kesalahan Dahlan?
A
A
A
Sindonews.com - DPR lagi-lagi mendapat tudingan, kali ini dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam jika ada praktik kongkalikong Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh salah seorang Ketua Fraksi di DPR.
"Saya kira kalau Pak Dipo serius laporin saja ketua fraksi yang melakukan korupsi APBN. Ini persoalan sangat simpel, tinggal datang ke KPK buat laporan mengenai dugaan korupsi. Apalagi jumlah fraksi di DPR kan hanya sembilan, bila tudingan Pak Dipo benar kan hanya itu-itu saja orangnya. Ini untuk menunjukkan bahwa ada kesungguhan bukan sekedar isapan jempol belaka," kata Anggota Komisi III Aboe Bakar Al Habsiy ketika dihubungi wartawan, Selasa (13/11/2012)
Dia juga khawatir, jika hal tersebut sebagai pegalihan issue Dipo Alam dari pernyataan Ketua Moch Mahfud MD soal grasi terpidana narkoba Ola.
"Sama seperti yang saya sampaikan kepada Pak Dahlan, jangan nanggung, oleh karenanya nanti jangan sekedar lapor ke BK saja. Karena itu bukan lembaga penegak hukum. Saya kasihan bila nanggung-nanggung publik nanti menyimpulkan dua menteri ini sekedar mencari popularitas belaka, ini kan tidak baik," pungkasnya.
Terkait ucapannya Dipo tentang adanya ketua fraksi yang melakukan korupsi, itu sama seperti kasusnya Dahlan Iskan yang hanya sampai pada pengaduan ke BK DPR, tidak dibawa ke ranah hukum.
"Ya sama saja, bila sekedar konferensi pers tak menyelesaikan masalah, hanya bikin blunder di publik saja. Kalau serius ingin menangani masalah ya laporin ke penegak hukum, yaitu KPK. Kecuali kalo memang sekedar cari popularitas saja, ya apa boleh buat," tandasnya.
"Saya kira kalau Pak Dipo serius laporin saja ketua fraksi yang melakukan korupsi APBN. Ini persoalan sangat simpel, tinggal datang ke KPK buat laporan mengenai dugaan korupsi. Apalagi jumlah fraksi di DPR kan hanya sembilan, bila tudingan Pak Dipo benar kan hanya itu-itu saja orangnya. Ini untuk menunjukkan bahwa ada kesungguhan bukan sekedar isapan jempol belaka," kata Anggota Komisi III Aboe Bakar Al Habsiy ketika dihubungi wartawan, Selasa (13/11/2012)
Dia juga khawatir, jika hal tersebut sebagai pegalihan issue Dipo Alam dari pernyataan Ketua Moch Mahfud MD soal grasi terpidana narkoba Ola.
"Sama seperti yang saya sampaikan kepada Pak Dahlan, jangan nanggung, oleh karenanya nanti jangan sekedar lapor ke BK saja. Karena itu bukan lembaga penegak hukum. Saya kasihan bila nanggung-nanggung publik nanti menyimpulkan dua menteri ini sekedar mencari popularitas belaka, ini kan tidak baik," pungkasnya.
Terkait ucapannya Dipo tentang adanya ketua fraksi yang melakukan korupsi, itu sama seperti kasusnya Dahlan Iskan yang hanya sampai pada pengaduan ke BK DPR, tidak dibawa ke ranah hukum.
"Ya sama saja, bila sekedar konferensi pers tak menyelesaikan masalah, hanya bikin blunder di publik saja. Kalau serius ingin menangani masalah ya laporin ke penegak hukum, yaitu KPK. Kecuali kalo memang sekedar cari popularitas saja, ya apa boleh buat," tandasnya.
(mhd)