Buka Rakerwas, Stafsus: Jalankan Pesan Menteri Agama

Jum'at, 23 Desember 2022 - 20:28 WIB
loading...
Buka Rakerwas, Stafsus:...
Koordinator Staf Khusus Menteri Agama, Abdul Rohman saat membuka Rapat Kerja Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama di Bogor, Jabar.
A A A
BOGOR - Koordinator Staf Khusus Menteri Agama, Abdul Rohman, membuka Rapat Kerja Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama di Hotel Grand Mulya Sentul, Bogor. Gus Adung, sapaan akrab Koordinator Staf Khusus Menteri Agama, menginstruksikan agar seluruh aparatur menjalankan pesan Menteri Agama.

“Menteri Agama dan kami para staf khusus ini paling lama mungkin hanya akan sampai 2024, maka kami harus meninggalkan tradisi yang baik dalam jalan pengabdian di Kemenag,” tuturnya.

Gus Adung kembali mengingatkan ditunjuknya Menteri Agama oleh Presiden Joko Widodo diberikan tugas untuk memperbaiki tata Kelola pemerintahan di Kemenag.

“Filosofi yang dipakai Gus Men (sapaan akrab Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas) adalah filosofi kereta api, kereta api selalu tepat waktu yang terlambat akan ditinggal, siapa yang menghadang akan diterobos, dan hanya akan berhenti ketika sampai di tujuan,” tegasnya.

Gus Adung menambahkan 67 triliun anggaran Kemenag harus memberi manfaat ke masyarakat.
“Ada 7 poin pesan Gus Men yang harus dikawal Inspektorat Jenderal, pertama, Gus Men berharap kita bisa memanfaatkan anggaran yang kita miliki untuk percepatan capaian-capaian program prioitas dan program unggulan di masing-masing satker, untuk bisa dilakukan eskalasi, dan dilakukan percepatan,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Buntut Kasus Pati, Pimpinan...
Buntut Kasus Pati, Pimpinan DPR Minta Kemenag Tak Obral Izin Pesantren
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Beasiswa Indonesia Bangkit...
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Buka Program Magister Lanjut Doktor, Kuliah S2 hingga S3 Jalur Cepat
Rekomendasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved