Micel merasa dizalimi Dahlan Iskan

Senin, 12 November 2012 - 13:23 WIB
Micel merasa dizalimi...
Micel merasa dizalimi Dahlan Iskan
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) M Ikhlas El Qudsi (Micel), membantah tudingan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai pihak peminta jatah upeti terhadap direksi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Micel juga merasa Dahlan telah memfitnah dirinya.

"Saya merasa dilukai dan dizalimi oleh pernyataan Pak Dahlan," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (12/11/2012).

Dia mengaku baru mengetahui namanya disebut dalam tuduhan Dahlan, justru dari salah satu wartawan sebuah media yang meminta konfirmasi dirinya terkait kasus tersebut. Pasalnya, ketika itu dirinya sedang berada di luat Jakarta.

"Ketika melihat berita itu saya tidak merasa apa-apa, biasa saja. Malah Saya ingin tahu siapa saja yang terlibat. Nah, Jumat pagi saya ditelepon rekan media yang tanya terkait informasi nama saya yang ada di laporan Dahlan Iskan. Saya kaget, karena Saya tidak merasa melakukan hal itu," paparnya.

Dikatakan Micel, dirinya tidak pernah bertemu dengan direksi PT MNA selain dalam forum resmi.

"Saya hanya bertemu dengan mitra kerja dalam forum resmi, di luar itu saya tidak pernah telepon, ВВМ, SMS, bahkan tidak pernah mengutus orang sekalipun untuk bertemu direksi Merpati," katanya.

Lagipul dirinya bukan termasuk anggota Panitia Kerja (Panja) Merpati. "Bagaimana mungkin saya memeras direksi Merpati," katanya kembali.

Untuk itu, bersama partainya Micel memberi deadline seminggu untuk mantan Dirut PLN itu, mengklarifikasi, dan meminta maaf kepada publik apabila terbukti tudingan tersebut salah.

"Saya atas nama konsituen dan PAN akan mengirim somasi (kepada Dahlan), dalam jangka waktu 7x24 jam untuk meminta maaf secara terbuka," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Erick Thohir Ramal hanya...
Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Erick Thohir Lapor Rencana...
Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR
Komisi VI DPR Minta...
Komisi VI DPR Minta Performa Kementerian BUMN Terus Dijaga
Erick Thohir Pamer ke...
Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Waspada! Merasa Haus...
Waspada! Merasa Haus Terus-menerus Bisa jadi Gejala Penyakit Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved