Akan jalani sidang, Hartati Murdaya pasrah
Kamis, 08 November 2012 - 18:48 WIB
Akan jalani sidang, Hartati Murdaya pasrah
A
A
A
Sindonews.com - Tersangka kasus penyuapan Bupati Buol Hartati Murdaya mengaku sudah tidak peduli lagi dengan kasusnya yang akan segera naik ke persidangan.
“Sekarang begini, saya kan sudah jadi tersangka, saya mengatakan terima atau tidak terima, siap atau tidak siap. Itu tidak ada artinya lagi,“ pasrah Hartati usai merampungkan berkas, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Hartati menganggap, saat ini menurutnya yang terpenting adalah mengumpulkan bukti-bukti jika dirinya tidak terlibat dalam kasus penyuapan yang dikabarkan mencapai Rp3 miliar tersebut.
“Nanti pengadilan bisa membuktikan dan diselidiki bukti-buktinya. Pengadilan bisa koordinasi dengan berbagai aparat, saya harap bisa terungkap pernyatan, fakta, realita yang terjadi di lapangan. Harusnya ini adalah suatu unsur pemerasan, bukan oleh saya, tapi oleh anak buah saya,“ jelasnya.
Hartati pun kemudian menyempatkan diri untuk meminta doa dalam menghadapi persidangan yang akan digelar dalam waktu dekat di Persidangan Tipikor.
“Saya mohon doanya supaya saya bisa kembali hidup normal, berkarya dan melaksanakan tugas untuk kepentingan orang banyak. Itu saja harapan saya,“ pungkasnya.
“Sekarang begini, saya kan sudah jadi tersangka, saya mengatakan terima atau tidak terima, siap atau tidak siap. Itu tidak ada artinya lagi,“ pasrah Hartati usai merampungkan berkas, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Hartati menganggap, saat ini menurutnya yang terpenting adalah mengumpulkan bukti-bukti jika dirinya tidak terlibat dalam kasus penyuapan yang dikabarkan mencapai Rp3 miliar tersebut.
“Nanti pengadilan bisa membuktikan dan diselidiki bukti-buktinya. Pengadilan bisa koordinasi dengan berbagai aparat, saya harap bisa terungkap pernyatan, fakta, realita yang terjadi di lapangan. Harusnya ini adalah suatu unsur pemerasan, bukan oleh saya, tapi oleh anak buah saya,“ jelasnya.
Hartati pun kemudian menyempatkan diri untuk meminta doa dalam menghadapi persidangan yang akan digelar dalam waktu dekat di Persidangan Tipikor.
“Saya mohon doanya supaya saya bisa kembali hidup normal, berkarya dan melaksanakan tugas untuk kepentingan orang banyak. Itu saja harapan saya,“ pungkasnya.
(rsa)