Beli Leopard, Pindad masukkan konten lokal
Kamis, 08 November 2012 - 16:22 WIB
Beli Leopard, Pindad masukkan konten lokal
A
A
A
Sindonews.com - PT Pindad dipersiapkan untuk bisa memperbaiki dan mengimprovisasi tank-tank tempur yang dibeli pemerintah dari Jerman, tank tempur utama (MBT) Leopard dan tank tempur medium Marder, dengan konten lokal.
Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan alih tekhnologi dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.
"Pemerintah sepakat untuk membeli tank jenis Leopard, Marder, dan sejumlah tank pendukung dari Rheinmetall. Pengadaan Leopard dan Marder tersebut lantaran Indonesia tidak memiliki tank tempur utama dan tank medium," jelas Kepala Badan Sarana Pertahanan Mayjen TNI Ediwan Prabowo, di sela-sela Indo Defence 2012 Expo and Forum, di Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Dia menyebut, dalam nota kesepakatan pembelian itu, akan dimasukkan klausul mengenai alih tekhnologi. Dalam hal ini alih teknologi yang dimaksud adalah rencana perbaikan dan pemeliharaan Leopard yang dipercayakan ke PT Pindad, Bengkel Pusat TNI AD, dan Balitbang TNI AD.
“Ini sebagai komitmen kita untuk melakukan alih tekhnologi bagi setiap alutsista yang dibeli dari luar negeri,” ujar Ediwan.
Selain itu, ke depan PT Pindad juga akan mendapatkan workshop dari Rheinmetall tentang bagaimana memperbaiki Leopard yang mengalami kerusakan ringan hingga paling berat dengan menggunakan konten lokal.
Menurutnya, beberapa konten lokal yang bisa dibuat di Indonesia memang masih sebatas yang ringan-ringan saja. Di antaranya plat baja, dan sepatu atau rantai tank.
Namun ini merupakan awal yang bagus bagi upaya penguasaan teknologi. Dia berharap, nantinya PT Pindad sanggup membuat laras meriam Leopard.
Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan alih tekhnologi dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.
"Pemerintah sepakat untuk membeli tank jenis Leopard, Marder, dan sejumlah tank pendukung dari Rheinmetall. Pengadaan Leopard dan Marder tersebut lantaran Indonesia tidak memiliki tank tempur utama dan tank medium," jelas Kepala Badan Sarana Pertahanan Mayjen TNI Ediwan Prabowo, di sela-sela Indo Defence 2012 Expo and Forum, di Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Dia menyebut, dalam nota kesepakatan pembelian itu, akan dimasukkan klausul mengenai alih tekhnologi. Dalam hal ini alih teknologi yang dimaksud adalah rencana perbaikan dan pemeliharaan Leopard yang dipercayakan ke PT Pindad, Bengkel Pusat TNI AD, dan Balitbang TNI AD.
“Ini sebagai komitmen kita untuk melakukan alih tekhnologi bagi setiap alutsista yang dibeli dari luar negeri,” ujar Ediwan.
Selain itu, ke depan PT Pindad juga akan mendapatkan workshop dari Rheinmetall tentang bagaimana memperbaiki Leopard yang mengalami kerusakan ringan hingga paling berat dengan menggunakan konten lokal.
Menurutnya, beberapa konten lokal yang bisa dibuat di Indonesia memang masih sebatas yang ringan-ringan saja. Di antaranya plat baja, dan sepatu atau rantai tank.
Namun ini merupakan awal yang bagus bagi upaya penguasaan teknologi. Dia berharap, nantinya PT Pindad sanggup membuat laras meriam Leopard.
(rsa)