Sikap SBY dan Megawati belum mencair

Kamis, 08 November 2012 - 08:09 WIB
Sikap SBY dan Megawati...
Sikap SBY dan Megawati belum mencair
A A A
Sindonews.com - Kehadiran Megawati Soekarno Putri ke Istana Negara Jakarta dalam rangka menghadiri pemberian gelar pahlawan nasional kepada Bung Karno dan Bung Hatta. Belum dapat dikatakan sebagai langkah awal yang positif. Pasalnya, keduanya masih menyimpan masalah pribadi yang dalam.

"Hal itu terlihat dari sikap keduanya yang masih kaku untuk mencairkan suasana. Ini merupakan masalah pribadi yang masih mengganjal di antaranya," kata Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Andi Syafrani saat berbincang dengan Sindonews, Kamis (8/11/2012).

Menurutnya, seharusnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mulai mencairkan suasana saat Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu hadir ke Istana Negara Jakarta.

"Harusnya SBY yang berusaha mencairkan suasana dengan membuka pembicaraan, serta ada tindakan khusus. Ini seakan SBY yang membiarkan momentum itu terlewati begitu saja," paparnya.

Dia juga menilai, menyangkut sikap SBY yang berbeda saat memberikan ucapan serta menyambut tangan Megawati tidak ada yang khusus. Tidak seperti perlakukan SBY kepada keluarga Megawati yang lainnya cium pipi kanan (cipika)-cium pipi kiri (cipiki).

"Kalau ke keluarganya yang lain kan SBY melakukan cipika-cipiki. Tapi ke Megawati kan tidak," kata dosen Ilmu Politik UIN Jakarta ini.

Menyangkut salaman yang tidak biasa dilakukan Megawati kepada SBY hingga dua kali. Katanya, itu merupakan bahasa tubuh yang tidak mudah untuk dinilai.

"Body language itu agak susah yah untuk ditafsirkan. Itu hanya mereka dan tuhan yang tahu," katanya.

Dia menyayangkan, sikap SBY yang tidak memanfaatkan momontum tersebut sebagai tanda perdamaian keduanya. "SBY kan tuan rumah di istana, seharusnya dia yang berusaha mencairkan keduanya," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Saatnya Berdamai dengan...
Saatnya Berdamai dengan Sejarah melalui Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Gelar Pahlawan Nasional...
Gelar Pahlawan Nasional untuk Pemimpin Bangsa Simbol Kedewasaan Kolektif Bernegara
Jejak Perjuangan KH...
Jejak Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Pahlawan Nasional yang Sering Keluar Masuk Penjara
PDIP Dukung Pengusulan...
PDIP Dukung Pengusulan Dokter Pribadi Bung Karno dan Hatta Jadi Pahlawan Nasional
Prof Henry Nilai Soeharto...
Prof Henry Nilai Soeharto Pantas Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Deretan Jurnalis Bergelar...
Deretan Jurnalis Bergelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 Kakek Anies Baswedan
Berita Terkini
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved