Dahlan sampaikan laporan pemeras secara tertulis

Rabu, 07 November 2012 - 11:04 WIB
Dahlan sampaikan laporan...
Dahlan sampaikan laporan pemeras secara tertulis
A A A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) DPR menyatakan tidak akan menggelar rapat terkait sisa oknum pemeras DPR yang akan diserahkan Dahlan Iskan. Saat ini BK hanya akan menunggu keterangan tertulis soal 10 oknum pemeras DPR dari Menteri BUMN tersebut.

"Kami serahkan bagaimana hal ini, kepada Pak Dahlan Iskan. Akan melalui surat," jelas Ketua Badan Kehormatan M Prakosa, saat dihubungi wartawan, Rabu (7/11/2012)

Ditanyakan apakah Dahlan sendiri yang akan memberikan keterangan tertulis tersebut, Prakosa mengatakan kemungkinan staf BUMN yang akan datang ke DPR.

"Kemungkinan beliau (Dahlan Iskan) akan mengirim staf untuk menyampaikannya," tuturnya.

Seperti yang telah diketahui, Dahlan sudah bertemu dengan BK DPR dan telah menceritakan oknum-oknum anggota dewan yang kerap memeras Kementrian BUMN.

Dalam pertemuan itu, Dahlan baru mengungkap dua nama dan tiga peristiwa BUMN yang diperas anggota dewan. Diakuinya saat itu, masih ada keterkaitan antara satu anggota dewan dengan anggota lainnya.

Sesuai janji Dahlan, hari ini dia akan membeberkan semua nama oknum anggota DPR pemeras BUMN melalui bukti tertulisnya kepada BK DPR.

Berbeda dengan keterangan Prakosa, Menteri BUMN itu ketika diwawancarai pagi ini berjanji akan menyerahkan sendiri delapan nama anggota DPR yang dituding melakukan pemerasan terhadap BUMN melalui keterangan tertulis.

"Ya saya sudah janji. Saya akan ke DPR. Kapan waktunya ya sampai malam kan masih hari Rabu," ujar Dahlan, di Kementerian BUMN.

Sebelumnya, Dahlan Iskan pernah berujar dia mengantongi 10 nama anggota DPR pemeras BUMN. Namun, Senin 5 November 2012 kemarin, menteri yang dikenal nyentrik itu hanya memberikan dua nama pada BK DPR. Kini, dia berjanji akan menggenapi nama-nama pemeras BUMN yang diberitahukannya kepada BK DPR menjadi 10 nama.

Mantan Dirut PLN itu sebelumnya juga mengungkapkan, dua nama yang telah dia umumkan kepada BK DPR merupakan 'pintu masuk' untuk menyelidiki oknum DPR pemeras BUMN lainnya.

Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
(rsa)
Berita Terkait
Erick Thohir Ramal hanya...
Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Erick Thohir Lapor Rencana...
Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR
Komisi VI DPR Minta...
Komisi VI DPR Minta Performa Kementerian BUMN Terus Dijaga
Erick Thohir Pamer ke...
Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Jokowi Sampaikan Permintaan...
Jokowi Sampaikan Permintaan Maaf selama Jadi Presiden
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved