SBY minta rumah korban bentrok Lampung diperbaiki

Rabu, 07 November 2012 - 00:12 WIB
SBY minta rumah korban...
SBY minta rumah korban bentrok Lampung diperbaiki
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar rumah, sekolah, dan Puskesmas yang rusak akibat bentrok antarkelompok warga di Lampung Selatan, segera diperbaiki.

"Langkah berikutnya arahan Presiden, yang ada kerusakan prioritas untuk diperbaiki. Misalnya Puskesmas, dan sekolah, itu prioritas. Yang kedua, adalah rumah-rumah rusak akibat konflik. Rumah-rumah yang tidak layak huni disekitar kecamatan juga harus diperbaiki," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di Pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Presiden, sambung Djoko, meminta kepada Menteri Perumahan Rakyat Djan Farid membuat peta anggaran yang tersedia guna memperbaiki rumah-rumah tersebut.

Selain itu, dalam pertemuan dengan Presiden disalah satu ruangan di Pangkalan Halim Perdanakusuma, Djoko juga menjelaskan hasil keputusan antara dirinya bersama Wakil Presiden Boediono beberapa hari lalu kepada Presiden.

Presiden juga mengintruksikan kepada Gubernur Lampung agar mendamaikan kedua kelompok yang bertengkar. Selain itu, salah satu keputusan tersebut yaitu menampung para korban di Sekolah Polisi Negara Polri, hal itu dilakukan karena memudahkan pengamanan.

Presiden juga meminta, di sekolah tersebut ada fasilitas dapur dan pelayanan kesehatan. Langkan kedua, sambungnya, menambang jumlah pasukan guna mengamankan lokasi.

"Alhamdulillah bahwa sejak kejadian hari Senin itu, tidak ada kejadian-kejadian lagi. Sampai sekarang aparat keamanan di sana tidak akan ditarik sampai kondisi masyarakat benar-benar dalam kondisi baik. Sampai sekarang ini masih berada di sana," paparnya.

Lebih lanjut, Djoko mengatakan, langkah berikutnya adalah merumuskan kesepakatan-kesepakatan damai di masyarakat. Pertemuan demi pertemuan terus dilakukan usai bentrokan tersebut terjadi.

"Sejak hari pertama pertemuan, karena temperamen masih tinggi, maka ada beberapa poin yang harus disepakati. Tetapi ada beberapa kesepakatan yang harus ditindaklanjuti seperti tidak akan lagi melakukan kekerasan," kata Djoko.
(san)
Berita Terkait
Potensi Konflik Sosial...
Potensi Konflik Sosial di Era Teknokultur
Pandemi Corona Picu...
Pandemi Corona Picu Konflik Sosial di Beberapa Negara
Tugu Keserasian Sosial...
Tugu Keserasian Sosial Sebagai Pengingat Cegah Konflik di Masyarakat
Forum Keserasian Sosial...
Forum Keserasian Sosial di Lutra Diharap Cegah Potensi Konflik
Negara Harus Cegah Penyebaran...
Negara Harus Cegah Penyebaran Paham yang Menimbulkan Konflik Sosial
Cegah Konflik Sosial,...
Cegah Konflik Sosial, TNI AD Gelar Dialog di Timika Papua
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Pembagian Grup FIFA...
Pembagian Grup FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Bentrok Bulgaria
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved