Satu anggota PPP belum serahkan KTA
Selasa, 06 November 2012 - 15:36 WIB
Satu anggota PPP belum serahkan KTA
A
A
A
Sindonews.com - Hingga hari terakhir verifikasi faktual, satu anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Satu nama tersebut adalah Yunita Yudi.
"Keterwakilan perempuan belum lengkap, tetapi belum lengkap bukan karena tidak ada," jelas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadhama Ali (SDA) kepada wartawan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2012).
Lanjutnya, kalau hal itu akan disertakan dalam proses perbaikan yang akan berlangsung usai proses verifikasi faktual selesai dilaksanakan.
"Iya akan pada masa perbaikan, tetapi akan kami kirimkan KTA dan surat keterangan, bahwa Yunita Yudi di Jambi, sementara satu orang dalam perjalanan ke sini (KPU)," ujarnya.
Dengan kurangnya satu nama, artinya PPP belum melengkapi keabsahan syarat keterwakilan perempuan yang diminta oleh KPU.
Meski demikian, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agama (Menag) ini yakin partai berlambang Kabah tersebut akan lolos pada verifikasi faktual.
"Optimis, karena dibantu Kurang lebih 100 orang dari DPP dan pengurus staf ahli DPR, serta relawan," jelasnya.
"Keterwakilan perempuan belum lengkap, tetapi belum lengkap bukan karena tidak ada," jelas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadhama Ali (SDA) kepada wartawan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2012).
Lanjutnya, kalau hal itu akan disertakan dalam proses perbaikan yang akan berlangsung usai proses verifikasi faktual selesai dilaksanakan.
"Iya akan pada masa perbaikan, tetapi akan kami kirimkan KTA dan surat keterangan, bahwa Yunita Yudi di Jambi, sementara satu orang dalam perjalanan ke sini (KPU)," ujarnya.
Dengan kurangnya satu nama, artinya PPP belum melengkapi keabsahan syarat keterwakilan perempuan yang diminta oleh KPU.
Meski demikian, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agama (Menag) ini yakin partai berlambang Kabah tersebut akan lolos pada verifikasi faktual.
"Optimis, karena dibantu Kurang lebih 100 orang dari DPP dan pengurus staf ahli DPR, serta relawan," jelasnya.
(mhd)