Ketua KPK minta audit kinerja ke BPK
Jum'at, 02 November 2012 - 17:49 WIB
Ketua KPK minta audit kinerja ke BPK
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad hari ini mengadakan pertemuan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pertemuan itu membahas soal hasil audit proyek pembangunan Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
“Ketua KPK bersama Deputi Penindakan dan Dir Penyelidikan beraudiensi dengan Ketua BPK serta jajaran dalam rangka
menerima hasil audit investigatif sekaligus diskusi terkait penanganan Hambalangm," jelas Juru Bicara Johan Budi dalam keterangan persnya di kantor KPK, Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Kunjungan itu menunjukkan sikap proaktif KPK untuk menangani kasus Hambalang. Temuan audit BPK nanti akan diteliti dan dipertimbangkan lebih lanjut untuk penyidikan kasus Hambalang.
“Hasil audit dari BPK akan ditelaah lebih lanjut oleh KPK, apa temuan-temuan dari BPK. Kemudian kita telusuri lebih lanjut dan bagaimana hasil itu bisa kita pakai sebagai bahan dalam penyidikan Hambalang,“ jelasnya.
Johan membantah, jika kunjungan itu terkait munculnya dua nama menteri yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ani Mallarangeng dan Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowadojo.
“Sebenarnya ada dua hal oleh KPK. Soal audit BPK tentang Hambalang, dan soal audit kinerja BPK terhadap KPK. Itu juga dibicarakan,“ pungkasnya.
“Ketua KPK bersama Deputi Penindakan dan Dir Penyelidikan beraudiensi dengan Ketua BPK serta jajaran dalam rangka
menerima hasil audit investigatif sekaligus diskusi terkait penanganan Hambalangm," jelas Juru Bicara Johan Budi dalam keterangan persnya di kantor KPK, Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Kunjungan itu menunjukkan sikap proaktif KPK untuk menangani kasus Hambalang. Temuan audit BPK nanti akan diteliti dan dipertimbangkan lebih lanjut untuk penyidikan kasus Hambalang.
“Hasil audit dari BPK akan ditelaah lebih lanjut oleh KPK, apa temuan-temuan dari BPK. Kemudian kita telusuri lebih lanjut dan bagaimana hasil itu bisa kita pakai sebagai bahan dalam penyidikan Hambalang,“ jelasnya.
Johan membantah, jika kunjungan itu terkait munculnya dua nama menteri yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ani Mallarangeng dan Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowadojo.
“Sebenarnya ada dua hal oleh KPK. Soal audit BPK tentang Hambalang, dan soal audit kinerja BPK terhadap KPK. Itu juga dibicarakan,“ pungkasnya.
(lns)