Manajemen transportasi kepulangan haji buruk
Kamis, 01 November 2012 - 15:19 WIB
Manajemen transportasi kepulangan haji buruk
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen transportasi kepulangan bagi jemaah haji mulai dikeluhkan. Saat akan kembali ke tanah air, jemaah haji asal Kota Tangerang yang masuk dalam kloter pertama Banten terlantar hingga 10 jam.
Sjaifudin, salah seorang jemaah haji asal Kota Tangerang mengeluhkan kurang baiknya manajemen transportasi kepulangan haji.
"Hampir 10 jam kami terlantar, keberangkatan mulai dari Maktab sampai ke King Abdulaziz hingga berangkat membuat kami sangat kelelahan. Apalagi bus yang kami gunakan seperti layaknya bus sayur," kata Sjaifudin sesampai di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2012).
Menurut Sjaifudin yang juga anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) ini, koordinasi pihak penyelenggara saat kepulangan kurang baik, terutama masalah transportasi.
"Surat pemberitahuan keberangkatan katanya sudah dikeluarkan dua minggu lalu, tapi surat permohonan bus baru dikeluarkan pagi tadi. Itu yang akhirnya membuat kami terlantar," tuturnya lagi.
Terkait makanan dan pemondokan, Sjaifudin tidak banyak mengeluhkan, hanya saja dia berharap pemerintah dapat lebih meningkatkan kualitas layanan. "Makanan sih berlimpah, pemondokan juga lumayan, tapi ya diperbaiki untuk ke depannnya biar lebih baik lagi," tegasnya.
Seperti diketahui, pada hari ini, Kamis (01/11/2012) kloter asal Banten tiba di terminal haji Bandara Soekarno Hatta.
Sjaifudin, salah seorang jemaah haji asal Kota Tangerang mengeluhkan kurang baiknya manajemen transportasi kepulangan haji.
"Hampir 10 jam kami terlantar, keberangkatan mulai dari Maktab sampai ke King Abdulaziz hingga berangkat membuat kami sangat kelelahan. Apalagi bus yang kami gunakan seperti layaknya bus sayur," kata Sjaifudin sesampai di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2012).
Menurut Sjaifudin yang juga anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) ini, koordinasi pihak penyelenggara saat kepulangan kurang baik, terutama masalah transportasi.
"Surat pemberitahuan keberangkatan katanya sudah dikeluarkan dua minggu lalu, tapi surat permohonan bus baru dikeluarkan pagi tadi. Itu yang akhirnya membuat kami terlantar," tuturnya lagi.
Terkait makanan dan pemondokan, Sjaifudin tidak banyak mengeluhkan, hanya saja dia berharap pemerintah dapat lebih meningkatkan kualitas layanan. "Makanan sih berlimpah, pemondokan juga lumayan, tapi ya diperbaiki untuk ke depannnya biar lebih baik lagi," tegasnya.
Seperti diketahui, pada hari ini, Kamis (01/11/2012) kloter asal Banten tiba di terminal haji Bandara Soekarno Hatta.
(lns)