Lolos verifikasi, PKS makin pede
Senin, 29 Oktober 2012 - 16:44 WIB
Lolos verifikasi, PKS makin pede
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin percaya diri (pede) lolos sebagai peserta pemilihan umum (pemilu) 2014. Hal itu menyusul dengan lolosnya PKS dalam verifikasi verkas administrasi partai peserta pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Wakil Ketua Fraksi PKS Mohammad Sohibul Iman mengatakan, langkah PKS untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) dua tahun yang akan datang tinggal selangkah lagi. "Alhamdulillah kami senang sekali," ujar Sohibul Iman, di Gedung DPR, Senayan, Senin (29/10/2012).
Ditambahkan dia, PKS optimis bisa lolos kembali pada tahap verifikasi faktual. "Kami secara institusi optimis bisa lolos dalam verifikasi faktual. Kami bukan pertama kali mengalami verifikasi itu. Di tahun 2009 kami juga lolos. Di internal, kami secara struktural pertumbuhannya meningkat," terang Sohibul.
Di luar hal itu, Sohibul memprotes terlambatnya jadwal KPU dalam mengumumkan parpol yang lolos verifikasi administrasi.
"Bukan KPU periode sekarang saja, KPU periode lalu juga begitu. Ini tentu saja harus diperbaiki karena menyangkut kredibilitas institusi penyelenggaran pemilu," tambahnya.
Wakil Ketua Fraksi PKS Mohammad Sohibul Iman mengatakan, langkah PKS untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) dua tahun yang akan datang tinggal selangkah lagi. "Alhamdulillah kami senang sekali," ujar Sohibul Iman, di Gedung DPR, Senayan, Senin (29/10/2012).
Ditambahkan dia, PKS optimis bisa lolos kembali pada tahap verifikasi faktual. "Kami secara institusi optimis bisa lolos dalam verifikasi faktual. Kami bukan pertama kali mengalami verifikasi itu. Di tahun 2009 kami juga lolos. Di internal, kami secara struktural pertumbuhannya meningkat," terang Sohibul.
Di luar hal itu, Sohibul memprotes terlambatnya jadwal KPU dalam mengumumkan parpol yang lolos verifikasi administrasi.
"Bukan KPU periode sekarang saja, KPU periode lalu juga begitu. Ini tentu saja harus diperbaiki karena menyangkut kredibilitas institusi penyelenggaran pemilu," tambahnya.
(san)