Hewan kurban di Istiqlal aman untuk dikonsumsi
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 17:42 WIB
Hewan kurban di Istiqlal aman untuk dikonsumsi
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah hewan kurban yang dipotong di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat dinyatakan sehat, aman, dan halal untuk dikonsumsi.
"Alhamdulillah semua hewan kurban di sini sehat dan layak dikonsumsi," kata Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat Eko Henry Wicaksono, ketika ditemui, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jum'at (26/10/2012)
Eko mengatakan, terdapat dua tahap pemeriksaan terhadap hewan kurban yaitu antemortem dan postmortem.
"Tahap pertama itu disebut dengan antemorthem pada waktu hewan tersebut masih hidup, jadi pemeriksaan fisik pada waktu hewan tersebut masih hidup. Yang kedua itu dinamakan postmorthem, setelah proses pemotongan, yaitu kita memeriksa tentang kesehatan hati dan beberapa organ-organ tertentu apakah sudah memenuhi syarat sebagai daging yang aman, sehat, utuh, dan halal," paparnya.
Hal ini diamini oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Pertanian sekaligus PLT Kepala Bidang Peternakan DKI Jakarta Adnan Ahmad.
"Sebelum disembelih kita lihat dulu pergerakannya, cara berdirinya bagaimana, kemudian kulitnya, dan hidungnya tidak kering, itu yang memenuhi syarat kesehatan," ujar Adnan.
Ditambahkan Adnan, jika setelah disembelih ditemukan hati dan jeroannya terdapat cacing pita. Maka bagian yang terdapat cacing pita tersebut hanya diapkir (tidak dipakai) kemudian aman di konsumsi.
"Alhamdulillah semua hewan kurban di sini sehat dan layak dikonsumsi," kata Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat Eko Henry Wicaksono, ketika ditemui, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jum'at (26/10/2012)
Eko mengatakan, terdapat dua tahap pemeriksaan terhadap hewan kurban yaitu antemortem dan postmortem.
"Tahap pertama itu disebut dengan antemorthem pada waktu hewan tersebut masih hidup, jadi pemeriksaan fisik pada waktu hewan tersebut masih hidup. Yang kedua itu dinamakan postmorthem, setelah proses pemotongan, yaitu kita memeriksa tentang kesehatan hati dan beberapa organ-organ tertentu apakah sudah memenuhi syarat sebagai daging yang aman, sehat, utuh, dan halal," paparnya.
Hal ini diamini oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Pertanian sekaligus PLT Kepala Bidang Peternakan DKI Jakarta Adnan Ahmad.
"Sebelum disembelih kita lihat dulu pergerakannya, cara berdirinya bagaimana, kemudian kulitnya, dan hidungnya tidak kering, itu yang memenuhi syarat kesehatan," ujar Adnan.
Ditambahkan Adnan, jika setelah disembelih ditemukan hati dan jeroannya terdapat cacing pita. Maka bagian yang terdapat cacing pita tersebut hanya diapkir (tidak dipakai) kemudian aman di konsumsi.
(mhd)