Pemerintah diminta dengar suara rakyat

Rabu, 24 Oktober 2012 - 13:35 WIB
Pemerintah diminta dengar...
Pemerintah diminta dengar suara rakyat
A A A
Sindonews.com - Rancangan Undang-Undang Keamanan Masyarakat (RUU Kamnas) yang digagas pemerintah menimbulkan reaksi penolakan dari rakyat.

Menurut anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi, pemerintah seharusnya mendengarkan aspirasi masyarakat yang kian meluas melakukan penolakan terhadap RUU Kamnas itu.

"Kita semua tak bisa menutup mata dengan maraknya aksi yang menolak RUU itu. Tentunya aspirasi rakyat juga harus diperhatikan oleh pemerintah," ujar Aboe Bakar kepada Sindonews melalui pesan singkatnya, Rabu (24/10/2012).

Anggota Komisi III DPR RI ini sendiri mengaku sampai saat ini belum mengetahui pentingnya dari RUU Kamnas. Menurutnya kalau untuk kepentingan pengaturan mengenai perbantuan TNI di bidang keamanan dan perbantuan Polri dalam keadaan darurat militer dan perang,sebaiknya dibuat UU lain.

"Kenapa tidak dibuat RUU Perbantuan saja. Kenapa harus dipaksakan munculnya RUU Kamnas?" ujarnya.

Aboe Bakar menilai pembuatan UU Kamnas hanya akan menambah lembaga baru yaitu Dewan Keamanan Nasional yang tentunya akan berdampak pada penambahan beban anggaran negara.

"Menurut hemat saya, bila memang urgensinya belum kelihatan, sedangkan terdapat aspirasi penolakan yang kuat dari masyarakat, lebih baik pembahasannya dihentikan," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
UU Kamnas Dinilai Mampu...
UU Kamnas Dinilai Mampu Tegakkan Supremasi Sipil di Tahun Politik
Bahayakan Kamnas, Pemerintah...
Bahayakan Kamnas, Pemerintah Jangan Anggap Enteng 279 Juta Data WNI Bocor
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai...
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai RUU Inisiatif DPR
RUU Keimigrasian, RUU...
RUU Keimigrasian, RUU Kementerian Negara, RUU TNI, dan RUU Polri Jadi Inisiatif DPR
Polemik Rancangan Undang-Undang...
Polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila
Desakan Percepatan RUU...
Desakan Percepatan RUU Perampasan Aset dan Komitmen Presiden Prabowo untuk Penguatan KPK
Berita Terkini
Kejagung Periksa 9 Saksi...
Kejagung Periksa 9 Saksi di Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Resmikan Monumen Kudatuli,...
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Menggambarkan Kesabaran Revolusioner
Lantik 734 Perwira Prajurit...
Lantik 734 Perwira Prajurit Karier, Panglima TNI Tekankan Adaptasi Teknologi
Ancaman Radikalisme...
Ancaman Radikalisme Digital Meningkat, Pemda Diminta Jadi Garda Terdepan
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved