RUU Kamnas, alihkan kegagalan pemerintah
Selasa, 23 Oktober 2012 - 19:57 WIB
RUU Kamnas, alihkan kegagalan pemerintah
A
A
A
Sindonews.com - Rancangan undang-undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas) yang diajukan pemerintah lewat Kementerian Pertahanan (Kemenhan), terus menuai kontroversi.
Koordinator Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Anti Kekerasan (KontraS) Haris Azhar menilai, adanya RUU Kamnas merupakan wujud kegagalan pemerintah dalam menjalankan kebijakan publik.
"Mereka (pemerintah) mau menggunakan situasi ini untuk mengambil jalan pintas, menunjukkan untuk kekuasaan mereka. Situasi hari ini karena tidak becus pemerintah dalam publik, contoh Sumber Daya Alam (SDA) kita, praktek korupsi dan kolusi. Nah ketika semua kalah, mereka bentuk RUU itu, untuk merespon," kata Haris, kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Haris menuturkan, fenomena ini memperlihatkan kekhawatiran pemerintah menanggapi gejolak situasi terkini. "Mereka khawatir jika RUU itu disahkan, nantinya aksi demonstrasi untuk mengecam kebijakan pemerintah yang dinilai salah, tidak akan pernah ada lagi," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, RUU Kamnas akan membentuk situasi tanah air seperti orde baru. "Itu pasti, ini (RUU Kamnas) disahkan, saya yakin akan seperti orde baru," tutupnya.
Koordinator Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Anti Kekerasan (KontraS) Haris Azhar menilai, adanya RUU Kamnas merupakan wujud kegagalan pemerintah dalam menjalankan kebijakan publik.
"Mereka (pemerintah) mau menggunakan situasi ini untuk mengambil jalan pintas, menunjukkan untuk kekuasaan mereka. Situasi hari ini karena tidak becus pemerintah dalam publik, contoh Sumber Daya Alam (SDA) kita, praktek korupsi dan kolusi. Nah ketika semua kalah, mereka bentuk RUU itu, untuk merespon," kata Haris, kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Haris menuturkan, fenomena ini memperlihatkan kekhawatiran pemerintah menanggapi gejolak situasi terkini. "Mereka khawatir jika RUU itu disahkan, nantinya aksi demonstrasi untuk mengecam kebijakan pemerintah yang dinilai salah, tidak akan pernah ada lagi," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, RUU Kamnas akan membentuk situasi tanah air seperti orde baru. "Itu pasti, ini (RUU Kamnas) disahkan, saya yakin akan seperti orde baru," tutupnya.
(maf)