Disnakan Boyolali temukan 3 kambing sakit

loading...
Disnakan Boyolali temukan 3 kambing sakit
Disnakan Boyolali temukan 3 kambing sakit
A+ A-
Sindonews.com - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) menemukan tiga ekor kambing sakit saat menggelar sidak menjelang hari
raya Kurban atau Idul Adha. Hewan-hewan itu mengalami sakit mata, pilek dan gatal-gatal.

Sidak dilakukan terhadap pedagang tiban (musiman) di Kecamatan Boyolali Kota, Teras dan Mojosongo. Sedikitnya terdapat tiga ekor kambing yang menderita sakit. Petugas selanjutnya meminta tiga ekor kambing itu dipisahkan dengan kambing yang sehat untuk diobati. Setelah sembuh baru diperbolehkan untuk dijual kembali.

"Pemeriksaan untuk memastikan hewan Kurban yang dijual layak untuk konsumsi," kata drh Endro Purnomo, petugas Disnakan Boyolali, Selasa (23/10/2012).

Pemeriksaan klinis meliputi hidung, mata, jantung dan paru-paru apakah normal atau
tidak. Selain itu, usia juga harus memenuhi syarat.



Ciri-ciri kambing telah berumur adalah giginya sudah berganti atau poel. Disnakan mengimbau agar masyarakat teliti sebelum membeli. Sementara ciri-ciri hewan yang sehat dapat dilihat dari gerakannya yang agresif.

Seorang pejual kembing kurban di jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali Kota, Pujianto (41) mengaku, tidak berani menjual kambing yang tidak memenuhi syarat. Dia takut pembeli kecewa dan tahun mendatang tidak membeli lagi di tempatnya.

Selama 20 hari menggelar dagangan, warga Kampung Bakungan, Kelurahan Siswodipuran, Boyolali itu telah tiga kali didatangi petugas Disnakan. Dari 120 ekor kambing yang dipajang, ditemukan satu hewan yang sakit dan langsung diobati.



Stok kambing lokal paling diminati meski bentuk perawakannya kecil. "Yang kecil hanya tulangnya. Sedangkan dagingnya tebal. Selain itu, harganya juga terjangkau," ujarnya.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top