Bupati Bogor bantah terlibat korupsi Hambalang

Selasa, 23 Oktober 2012 - 14:45 WIB
Bupati Bogor bantah...
Bupati Bogor bantah terlibat korupsi Hambalang
A A A
Sindonews.com - Bupati Bogor Rachmat Yasin geram disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus korupsi proyek Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat, sesuai laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bahkan pihaknya mempertanyakan terkait adanya dugaan penyimpangan dalam kasus megaproyek triliunan rupiah itu.

"Kalaupun terjadi penyimpangan itu substansinya apa sih? Substansinya korupsi? Atau prosedur kebijakan tentang penetapan tentang sport center di Hambalang. Kan sudah jelas sebetulnya substansinya (penyimpangan proyek hambalang) itu korupsi," tegas Bupati Bogor yang biasa disapa RY itu, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/10/2012).

Lebih lanjut, Ketua DPW PPP Jawa Barat itu mengatakan, kalau penetapan lokasi pembangunan sport center, menurutnya kenapa tidak sejak awal dipersoalkan. "Tanya dari awal kenapa ada program itu," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya menyadari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu menjadi sebuah konsekuensi, ketika proyek bangunan sport center itu ditetapkan di Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

"Tetapi niatan kita pada saat itu membantu pemerintah (kemenpora) dalam rangka mewujudkan sport center. Kemenegpora minta kepada Bupati berikut staf ke bawahannya, masa iya kita tolak," ujarnya.

Apalagi saat itu pihak Kemenpora banyak beralasan, di antaranya agar anggaran cepat terserap. "Termasuk dikejar deadline dan lain sebagainya," katanya.

Sementara itu, Kepala DTBP Yani Hasan saat dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat (sms) tidak membalas. Namun saat ditelepon mengaku pihaknya lagi sibuk. "Saya sedang rapat nanti saja hubungi lagi," ujarnya singkat.

Sikap menghindar juga terjadi pada mantan Kepala BPT Syarifah Sofiah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor. Saat dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat maupun telepon tidak meresponnya.

Sekadar diketahui LHP BPK menyebutkan sebanyak 24 pejabat pemerintah diduga terlibat dalam kasus korupsi Hambalang.

Empat di antaranya pejabat Kabupaten Bogor yakni Bupati Bogor Rachmat Yasin, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan (DTR) Burhanudin, mantan Kepala Badan Perizinan Terpadu (BPT) Sarifah Sofiah, dan Kepala Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) Yani Hasan.

BPK saat ini tengah melakukan reformulasi terhadap LHP BPK. Setelah selesai akan diserahkan ke DPR, KPK dan pemerintah untuk dijadikan bahan evaluasi.

Diduga proyek Hambalang senilai Rp346 miliar membengkak menjadi Rp2,4 trilliun, karena adanya mark up.
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Breaking News: Jampidsus...
Breaking News: Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved