Grasi SBY, DPR akan panggil Menkum HAM

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 16:15 WIB
Grasi SBY, DPR akan...
Grasi SBY, DPR akan panggil Menkum HAM
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan meminta klarifikasi dari Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Amir Syamsuddin, terkait pemberian grasi bandar narkoba oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyusul dilayangkannya surat terbuka dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Saya pastikan akan kami proses di DPR (surat untuk presiden melalui DPR), kami memiliki hak konstitusi untuk bertanya. Kami akan coba panggil Menkum HAM untuk klarifikasi," ujar Wakil Pimpinan DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jumat (19/10/2012).

Dia menambahkan, dalam hak tersebut nantinya harus menunggu persetujuan para anggota dewan. "Saya bisa mengatakan, hak konstitusi melekat pada anggota dewan, apa mau memanggil Menkum HAM secara konstitusi dan juridiksi untuk bertanya atau hak interpelasi? Saya belum bisa jawab, tergantung anggota DPR," terangnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, kalau narkoba merupakan masalah darurat negara yang harus segera diberantas. "Masalah narkoba adalah darurat negara yang harus kita pangkas hingga ke akar. Sulit kita terima, ketika negara kita dikenal dengan religius, namun kena dampak dan kejahatan narkoba," tutup politikus Partai Golkar ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden mengeluarkan Kepres Nomoz 7/G/2012 tertanggal 25 Januari 2012 untuk pemberian grasi kepada Deni Setia Maharwan, pelaku produsen dan pengedar narkoba yang dihukum mati menjadi seumur hidup.

Sebelumnya, SBY juga mengeluarkan Kepres Nomor 35/G/2011 tertanggal 2011 grasi kepada Merika Pranola yang mendapat hukuman mati menjadi seumur hidup dalam kasus yang sama.
(san)
Berita Terkait
Hadapi Hukuman Mati,...
Hadapi Hukuman Mati, Pembunuh Keji Sisca Yofie Minta Grasi Presiden Jokowi
Dipenjara 22 Tahun,...
Dipenjara 22 Tahun, Mantan Presiden Korsel Park Geun-hye Diampuni Pemerintah
Obral Grasi, Militer...
Obral Grasi, Militer Myanmar Ampuni Lebih dari 23.000 Tahanan
Trump Obral Grasi di...
Trump Obral Grasi di Jam-jam Terakhir Kepresidenannya
Menko Polhukam Berencana...
Menko Polhukam Berencana Beri Grasi Massal untuk Narapidana Kasus Narkoba
Jelang Lengser, Presiden...
Jelang Lengser, Presiden AS Joe Biden Ringankan Hukuman Hampir 1.500 Penjahat dalam Sehari
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved