FPAN khawatir orang takut jadi whistleblower
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 16:10 WIB
FPAN khawatir orang takut jadi whistleblower
A
A
A
Sindonews.com - Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) khawatir vonis enam tahun yang diberikan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi kepada Wa Ode Nurhayati bisa mempengaruhi whistleblower lain yang ingin mengungkap sebuah kasus.
Ketua FPAN Tjatur Sapto Edi mengatakan, vonis kepada Wa Ode bisa menyebabkan para whistleblower takut untuk mengungkapkan kasus dugaan korupsi yang diketahuinya.
"Antik juga (kasus Wa Ode), saya khawatir nanti ke depan tidak ada yang mau jadi whistleblower. Karena khawatir akan seperti dia (Wa Ode)," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya selalu mendukung penuh seluruh langkah hukum yang akan ditempuh Wa Ode. Termasuk langkahnya untuk mengajukan banding atas vonis yang diterimanya.
"Sekarang mengajukan banding, yang jelas saya percayakan kasus itu kepada pengacara Wa Ode, yaitu Pak Yusril Ihza Mahendra, dan Wa Ode Nurzaenab. Yang jelas, ini kasus unik mengenai whistleblower itu," tandasnya.
Ketua FPAN Tjatur Sapto Edi mengatakan, vonis kepada Wa Ode bisa menyebabkan para whistleblower takut untuk mengungkapkan kasus dugaan korupsi yang diketahuinya.
"Antik juga (kasus Wa Ode), saya khawatir nanti ke depan tidak ada yang mau jadi whistleblower. Karena khawatir akan seperti dia (Wa Ode)," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya selalu mendukung penuh seluruh langkah hukum yang akan ditempuh Wa Ode. Termasuk langkahnya untuk mengajukan banding atas vonis yang diterimanya.
"Sekarang mengajukan banding, yang jelas saya percayakan kasus itu kepada pengacara Wa Ode, yaitu Pak Yusril Ihza Mahendra, dan Wa Ode Nurzaenab. Yang jelas, ini kasus unik mengenai whistleblower itu," tandasnya.
(lil)