Indonesia butuh politik pencerdasan
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 11:25 WIB
Indonesia butuh politik pencerdasan
A
A
A
Sindonews.com - Para tokoh politik harus lebih menggunakan politik pencerdasan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Selama ini, para tokoh politik cenderung menggunakan politik pencitraan untuk melanggengkan kekuasaannya.
Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan Rizal Ramli mengatakan, sudah saatnya para tokoh politik untuk memaksimalkan pencerdasan masyarakat, dibanding terus melakukan pencitraan untuk melanggengkan kekuasaannya.
"Tokoh Indonesia harus bisa memaksimalkan pencerdasan, bukan pencitraan. Selama bangsa Indonesia mengandalkan pencitraan, bangsa ini tidak akan besar. Sudah waktunya gunakan pencerdasan," katanya di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Dia mengungkapkan, meski akan selalu menjadi kontroversi, politik pencerdasan akan lebih membangun masyarakat. "Politik pencerdasan itu memang kontroversi, dan kurang santun. Namun, santun itu bukan faktor utama dalam pencerdasan, karena yang terpenting ialah visi, karakter, keberpihakan, baru kesantunan," ujarnya.
Disinggung soal beberapa tokoh politik muda yang muncul saat ini, Rizal menyebut saat ini telah bermunculan tokoh politik yang membawa pencerdasan. "Mulai ada beberapa (tokoh politik pencerdasan). Jokowi salah satunya, dia memiliki karakter, dan visi," tandasnya.
Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan Rizal Ramli mengatakan, sudah saatnya para tokoh politik untuk memaksimalkan pencerdasan masyarakat, dibanding terus melakukan pencitraan untuk melanggengkan kekuasaannya.
"Tokoh Indonesia harus bisa memaksimalkan pencerdasan, bukan pencitraan. Selama bangsa Indonesia mengandalkan pencitraan, bangsa ini tidak akan besar. Sudah waktunya gunakan pencerdasan," katanya di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Dia mengungkapkan, meski akan selalu menjadi kontroversi, politik pencerdasan akan lebih membangun masyarakat. "Politik pencerdasan itu memang kontroversi, dan kurang santun. Namun, santun itu bukan faktor utama dalam pencerdasan, karena yang terpenting ialah visi, karakter, keberpihakan, baru kesantunan," ujarnya.
Disinggung soal beberapa tokoh politik muda yang muncul saat ini, Rizal menyebut saat ini telah bermunculan tokoh politik yang membawa pencerdasan. "Mulai ada beberapa (tokoh politik pencerdasan). Jokowi salah satunya, dia memiliki karakter, dan visi," tandasnya.
(lil)