Gerindra desak pemerintah jelaskan RUU Kamnas

Kamis, 18 Oktober 2012 - 16:41 WIB
Gerindra desak pemerintah...
Gerindra desak pemerintah jelaskan RUU Kamnas
A A A
Sindonews.com - RUU Keamanan Nasional (Kamnas) terus menjadi perbincangan, fraksi di parlemen mempunyai pandangan berbeda terkait RUU tersebut.

Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengaku fraksinya sudah bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), dan melakukan kajian terkait masalah tersebut. Menurutnya, pemerintah harus menjelaskan persoalan itu ke publik.

"Saya minta pemerintah meneruskan penjelasannya ke publik," ujar Muzani Di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Menurut anggota Komisi I DPR RI ini, penjelasan dari pemerintah selama ini masih sepotong-sepotong. Apapun sikap pemerintah itu, pihaknya mendesak agar pasal yang berpotensi mengembalikan ke suasana orde baru (orba) harus ditelaah kembali supaya tidak ada penolakan yang serius dari masyarakat.

"Ini yang kami minta untuk telaah dengan situasi yang berkembang di masyarakat," ujar Muzani.

Karena itu, saat ini Gerindra menunggu, dan ingin melihat apa penjelasan pemerintah terkait RUU Kamnas yang akan disampaikan 23 Oktober nanti. Pihaknya berharap aspirasi yang berkembang di masyarakat harus didengar supaya tidak menimbulkan gejolak.

"Sekarang posisi masyarakat menolak, menurut kami ini perlu dipertimbangkan," kata dia.

Mencermati pasal-pasal dalam RUU Kamnas, kata Muzani ada peluang membangkitkan orde baru, sebaiknya pemerintah menjelaskan secara komprehensif.
(lns)
Berita Terkait
UU Kamnas Dinilai Mampu...
UU Kamnas Dinilai Mampu Tegakkan Supremasi Sipil di Tahun Politik
Bahayakan Kamnas, Pemerintah...
Bahayakan Kamnas, Pemerintah Jangan Anggap Enteng 279 Juta Data WNI Bocor
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai...
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai RUU Inisiatif DPR
RUU Keimigrasian, RUU...
RUU Keimigrasian, RUU Kementerian Negara, RUU TNI, dan RUU Polri Jadi Inisiatif DPR
Polemik Rancangan Undang-Undang...
Polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila
Desakan Percepatan RUU...
Desakan Percepatan RUU Perampasan Aset dan Komitmen Presiden Prabowo untuk Penguatan KPK
Berita Terkini
Ancaman Radikalisme...
Ancaman Radikalisme Digital Meningkat, Pemda Diminta Jadi Garda Terdepan
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
Hari Ketiga Ditahan...
Hari Ketiga Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah Dikunjungi Keluarga dan Dikirimi Makanan
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved