PKS desak hakim Puji dipecat
Kamis, 18 Oktober 2012 - 13:59 WIB
PKS desak hakim Puji dipecat
A
A
A
Sindonews.com - Tertangkapnya Hakim Puji Wijayanto (PW) saat mengkonsumsi narkoba membuat sejumlah kalangan dewan jengkel. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendiri mendesak agar Mahkamah Agung (MA) memecat hakim tersebut.
Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Indra menyesalkan dan mengecam prilaku hakim PW yang tertangkap tangan diduga mengkonsumsi narkoba.
Kalau ada hakim menjadi pencandu narkoba, bagaimana mungkin dia bisa menegakkan hukum (UU Narkotika) dan dapat memberikan hukuman setimpal buat bandar narkoba.
"Pecat hakim PW dan kasus pidana narkotikanya harus diproses dengan hukuman berat. Hukumannya juga harus ditambah karena perilakunya sebagai hamba hukum kurang patut," ujarnya dalam rilis yang diterima SINDO di Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Indra yang juga Anggota Komisi III DPR ini mengatakan, karena bagaimanapun PW adalah seorang penegak hukum yang seharusnya menegakkan hukum dan menjadi contoh untuk yang lainnya.
"Selain itu MA harus melakukan evaluasi pola pembinaan dan pengawasan hakim," katanya.
Indra menambahkan, MA harus mampu menjangkau dan memastikan tidak ada hakim-hakim lainnya berperilaku seperti PW.
"Ini sangat penting, mengingat hakim ada garda terakhir penegakkan hukum dan selaku pemutus hukuman," tandasnya.
Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Indra menyesalkan dan mengecam prilaku hakim PW yang tertangkap tangan diduga mengkonsumsi narkoba.
Kalau ada hakim menjadi pencandu narkoba, bagaimana mungkin dia bisa menegakkan hukum (UU Narkotika) dan dapat memberikan hukuman setimpal buat bandar narkoba.
"Pecat hakim PW dan kasus pidana narkotikanya harus diproses dengan hukuman berat. Hukumannya juga harus ditambah karena perilakunya sebagai hamba hukum kurang patut," ujarnya dalam rilis yang diterima SINDO di Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Indra yang juga Anggota Komisi III DPR ini mengatakan, karena bagaimanapun PW adalah seorang penegak hukum yang seharusnya menegakkan hukum dan menjadi contoh untuk yang lainnya.
"Selain itu MA harus melakukan evaluasi pola pembinaan dan pengawasan hakim," katanya.
Indra menambahkan, MA harus mampu menjangkau dan memastikan tidak ada hakim-hakim lainnya berperilaku seperti PW.
"Ini sangat penting, mengingat hakim ada garda terakhir penegakkan hukum dan selaku pemutus hukuman," tandasnya.
(ysw)