Fraksi PPP keberatan dengan RUU Kamnas

Rabu, 17 Oktober 2012 - 13:49 WIB
Fraksi PPP keberatan...
Fraksi PPP keberatan dengan RUU Kamnas
A A A
Sindonews.com - Rancangan Undang-undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas) hingga kini belum menemukan titik temu untuk dilakukan pembahasan. RUU ini sempat dikembalikan ke pemerintah untuk direvisi, namun saat ini sudah diserahkan lagi ke DPR.

Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) di DPR, Arwani Thomafi mengaku masih berat untuk melakukan pembahasan. Alasannya, keberadaan RUU tersebut belum mendesak.

"Sikap kita masih keberatan terhadap substansi RUU Kamnas, belum mendesak," ujar Arwani di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2012).

Arwani mengaku, meski telah mendengarkan keterangan dari Wakil Menteri Pertahanan, dia menilai belum ada substansi yang baru dengan RUU lama setelah revisi.

"saya pribadi melihat belum ada penjelasan yang baru," ujarnya.

Ketua DPP Partai berlambang kabah ini mengimbau, agar menunggu penjelasan pemerintah selanjutnya, apakah ada perubahan atau tidak terkait substansi RUU Kamnas tersebut.

"kita lihat lagi bagaimana pemerintah menjelaskan terkait beberapa subtansi,"pungkas Arwani.
(rsa)
Berita Terkait
UU Kamnas Dinilai Mampu...
UU Kamnas Dinilai Mampu Tegakkan Supremasi Sipil di Tahun Politik
Bahayakan Kamnas, Pemerintah...
Bahayakan Kamnas, Pemerintah Jangan Anggap Enteng 279 Juta Data WNI Bocor
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai...
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai RUU Inisiatif DPR
RUU Keimigrasian, RUU...
RUU Keimigrasian, RUU Kementerian Negara, RUU TNI, dan RUU Polri Jadi Inisiatif DPR
Polemik Rancangan Undang-Undang...
Polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila
Desakan Percepatan RUU...
Desakan Percepatan RUU Perampasan Aset dan Komitmen Presiden Prabowo untuk Penguatan KPK
Berita Terkini
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
Hari Ketiga Ditahan...
Hari Ketiga Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah Dikunjungi Keluarga dan Dikirimi Makanan
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Teuku Riefky Diharapkan...
Teuku Riefky Diharapkan Jadi Figur Pemersatu Jelang Musda Demokrat Aceh
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved